SENIN, 19 SEPTEMBER 2016

MAUMERE --- Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dipastikan akan melakukan penerbangan perdana menuju Bandara Frans Seda Maumere, Kamis (22/9/2016). Menyinggahi perdana bandara kebanggaan warga Kabupaten Sikka ini merupakan sebuah penantian panjang yang terbayarkan.

Kepala dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Sikka (kiri) bersama Kepala KSOP Laurens Say (tengah) dan Kepala Bandara Frans Seda Maumere
“Mendaratnya Garuda Indonesia di Maumere merupakan kado bagi warga Sikka di hari Perhubungan Nasional yang jatuh tanggal 17 September,” ujar Kepala Bandara Frans Seda, Yohanes R. Keraf,

Yohanes yang ditemui Cendana News usai apel peringatan Harhubnas di kantor bupati Sikka,Senin (19/9/2016) mengatakan, nantinya maskapai Garuda Indonesia akan membuka rute penerbangan dari Denpasar-Kupang-Maumere sambil melihat perkembangan penumpang ke depannya pada rute ini.

Dibukanya rute ini tambah putra Lembata ini,juga sekaligus membuka peluang masuknya wisatawan dari Bali ke Maumere dan sekitarnya.Selama ini hanya dua maskapai saja yakni NAM Air dan Wings yang terbang dari Denpasar ke Maumere.

Masuknya Garuda juga, sambungnya, bisa memacu maskapai lain untuk menyinggahi bandara Frans Seda dan bisa menekan biaya perjalanan menggunakan pesawat terbang. Semakin banyak penerbangan sebutnya, tentu harga tiket akan semakin murah.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan teman-teman media yang sudah mempromosikan dan memberitakan daerah dan kesiapan bandara Frans Seda dalam memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.

Terkait masih buruknya pelayanan di pelabuhan Laurens Say Maumere,kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Laurens Say  Maumere Jasra Yuzi Irawan yang ditemui di saat bersamaan kembali berjanji untuk membenahinya.

Dijelaskan Jasra, pelabuhan Laurens Say Maumere saat ini disinggahi 4 kapal Pelni berukuran besar di atas 3 ribu penumpang.Untuk itu pihaknya akan membangun terminal penumpang di sisi timur dermaga dan saat ini sedang ditata.

Apel bendera memperingati Hari Perhubungan Nasional di halaman kantor bupati Sikka
“Bila tidak ada halangan, tahun 2016 atau 2017 nanti, terminal penumpang sudah bisa dibangun dan beroperasi sehingga kesemrawutan bisa sedikit teratasi,” terangnya.

Kepala dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika kabupaten Sikka Wilhelmus Sirilus juga berjanji akan melakukan kordinasi terkait seluruh kegiatan perhubungan guna memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh masyarakat.

“Pelayanan di udara, laut dan darat terkait dengan moda transportasi akan kami tingkatkan sehingga para penumpang bisa terlayani dengan baik,” tuturnya.

Sirilus pun kembali berjanji akan membangun kerja sama dengan  pihak Syahbandar dan Pelindo untuk melakukan penertiban kendaraan yang parkir dan melakukan aktifitas bongkar muat barang di jalan depan pelabuhan Laurens Say.

“Kendaraan besar dan kontainer yang akan memuat dan membongkar barang tidak boleh dilakukan di sembarang tempat karena akan menggangu pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.
(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: