SABTU, 24 SEPTEMBER 2016

SUMENEP --- Banyaknya budaya yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, rupanya mampu membangkitkanminat wisatawan asing untuk berkunjung ke daerah setempat. Salah satunya budaya sapi sonok (Sapi Hias), dimana budaya warisan nenek moyang yang hingga kini masih dilestarikan memiliki keunikan tersendiri yang tidak mudah ditemui di daerah lain.


Budaya sapi sonok bagi wisatawan dari luar negeri sangatlah menarik, karena selain unik, budaya tersebut sangat menyenangkan, tak ayal jika kontes sapi betina yang dihias dengan berbagai aksesoris untuk mempercantik sapi tersebut banyak diminati wisatawan. Sehingga budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat daerah ini kedepan tetap tetap terjaga dan dilestarikan.      

“Saya datang kesini tertarik dengan segala hal tradisional yang ada di daerah ini, baik dari musik, tarian serta kuliner. Saya sangat peduli terhadap budaya Sumenep khususnya dan Indonesia pada umumnya,” kata Mareike Retzlaff, salah seorang wisatawan dari Negara Germany yang mengunjungi kontes sapi sonok di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Sabtu (24/9/2016).

Disebutkan, kegiatan kontes sapi sonok itu memang sangat menarik, sehingga itu bisa dijadikan untuk pelestarian budaya di daerah ujung timur Pulau Madura ini. 

“Jadi budaya sapi sonok itu diharapkan jangan sampai hilang, dan itu terus dilestarikan baik dari pemerintah setempat dan dari masyarakatnya sendiri,” jelasnya.


Dengan banyaknya budaya yang diketahui di ujung timur Pulau Madura ini nantinya akan diberitahukan kepada masyarakat di negara asalnya, sehingga kekayaan budaya yang dimiliki daerah ini bisa dikenal di luar negeri. Maka dari itu keberadaan budaya yang menjudi sebuah kebanggaan bagaimana terus terjaga, supaya budaya tersebut tidak hilang begitu saja.

“Dengan senang hati saya akan menceritakan budaya dan model pendidikan di Sumenep ketika nanti berada di Germany,” paparnya. 
[M. Fahrul]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: