SENIN, 26 SEPTEMBER 2016

JAKARTA --- Baru saja beberapa saat yang lalu ketiga pasangan Cagub dan Cawagub Provinsi DKI Jakarta semuanya telah selesai melakukan pemeriksaan terkait dengan tes narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya. Ketiga pasangan calon pemimpin masa depan Jakarta tersebut telah diperiksa secara intensif di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) yang terletak dikawasan Cawang, Jakarta Timur.


Pantauan Cendana News langsung dari Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pasangan Cagub dan Cawagub Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat tampak terlihat datang terlebih dahulu sekitar pukul 13:00 WIB. Disusul kemudian dengan kedatangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan yang terakhir adalah kedatangan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Silvyana Murni.

Tak lama kemudian setelahnya semuanya selesai melakukan pemeriksaan dan tes narkoba di Gedung BNN Jakarta, pada sekitar pukul 13:30 WIB, ketiga pasangan Cagub dan Cawagub Provinsi DKI Jakarta tersebut tampak terlihat satu persatu secara bergantian telah meninggalkan ruangan pemeriksaan Narkoba di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Yang pertama keluar dari dalam ruangan pemeriksaan adalah pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot-Saiful Hidayat, menyusul kemudian pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan yang terakhir keluar dari dalam ruangan Gedung BNN adalah pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

"Semua pasangan Cagub dan Cawagub Provinsi DKI Jakarta sudah selesai menjalani pemeriksaan terkait dengan test apakah mereka menggunakan dan memakai narkotika dan obat-obatan terlarang atau tidak, pemeriksaan dilaksanakan di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, alhamdulilah pemeriksaan berlangsung sangat lancar dan cepat, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya" demikian dikatakan Sumarno Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi DKI Jakarta, Minggu siang (25/9/2016).

Sumarno mengatakan "selain melakukan pemeriksaan lewat darah dan urine, mereka juga diperiksa dengan metode pemeriksaan rambut, dengan metode tersebut dapat diketahui apakah yang bersangkutan memakai narkoba atau tidak dalam waktu 3 bulan terakhir, intinya ketiga pasangan Cagub dan Cawagub Provinsi DKI Jakarta tersebut harus bersih dan bebas dari narkoba, kalau misalnya ada yang terbukti mengkonsumsi narkoba, maka sanksinya akan kita diskualifikasi alias gugur tidak boleh dicalonkan menjadi Cagub maupun Cawagub" katanya di Kantor BNN Jakarta.
(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: