SENIN, 5 SEPTEMBER 2016

MATARAM --- Kanker serviks merupakan jenis kanker pembunuh perempuan nomor satu di dunia. Hal tersebut tidak boleh dianggap remeh dan harus segera mendapatkan perawatan. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua TP. PKK Provinsi NTB Erica saat membuka Rapat Koordinasi Program Nasional percepatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan dan pemeriksaan deteksi dini kanker payudara di Aula TP PKK Provinsi NTB, Senin (5/9/2016).


"Kaker serviks tidak bisa dipandang sebelah mata, karena itulah upaya penanganan pada perempuan yang terkena harus segera dilakukan,"katanya.

Ia mengatakan, meski termasuk penyakit berbahaya dan bisa menjangkiti perempuan lain, pencegahan dini kanker serviks sebenarnya bisa dengan mudah dilakukan. Jika gejala kanker ini bisa terdeteksi dari awal, prosedur pengobatannya pun lebih mudah, sederhana dan gratis.

Erica juga mengharapkan, agar ibu dan kader PKK bisa terus membantu melakukan sosialisasi dan menyampaikan tentang bahaya kanker kepada perempuan-perempuan yang ada di lingkungan dan komunitas dimanapun mereka berinteraksi.

"Kepada Dikes juga diharapkan bisa membantu merumuskan, bagaimana supaya laki - laki juga bisa mengambil peran aktif dalam program deteksi dini kanker seviks,"harapnya.

Ditambahkan, mengingat bagaimanapun, kesehatan perempuan terutama istri juga merupakan bagian dari tanggung jawab besar suami dan kaum lelaki pada umumnya di NTB, harus sadar bahwa kesehatan istri dan anak-anak itu juga bergantung dari bagaimana seorang bapak bisa berperilaku hidup sehat.
[Turmuzi]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: