KAMIS, 1 SEPTEMBER 2016
  
SUMENEP --- Kondisi cuaca yang mulai membaik membuat petani garam di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai bernafas lega. Pasalnya mereka yang hanya mengantungkan hidup terhadap penghasilan produksi garam bisa menjalankan aktifitas seperti biasa, sehingga beberapa minggu terakhir banyak petani yang sudah mulai menggarap lahannya untuk memproduksi garam pada musim kali ini.

Seorang petani sedang memproduksi garam
Pada musim garam di tahun 2016 ini para petani tidak bisa melakukan produksi garam terlalu lama, mengingat saat sekarang memasuki musim kemarau basah. Sehingga kondisi turunnya hujan menjadi tidak menentu yang sewaktu-waktu bisa menghambat jalannya produksi garam rakyat di daerah ini, akibatnya rasa khawatir akan tetap selalu menghantui petani garam, karena garam yang hampir jadi bisa rusak ketika terkena guyuran hujan.

“Melihat kondisi yang sudah mulai membaik, banyak petani di daerah ini menggarap lahannya untuk memproduksi garam. Itupun saat ini masih tahap awal, karena dari sebelumnya kondisi cuaca masih kurang mendukung, sehingga mereka merasa khawatir akan terkena guyuran hujan,” kata Syamsuri (30), salah seorang petani garam asal Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Kamis (1/9/2016).

Disebutkan, bahwa dengan kondisi musim kemarau basah akan dapat mempengaruhi terhadap hasil produksi garam rakyat, karena biasanya sudah waktunya masuk musim kemarau, tetapi masih saja terjadi hujan. Akibatnya petani tidak berani menggarap lahannya untuk melakukan produksi garam, sehingga mereka menunggu waktu untuk memastikan kondisi benar-benar membaik dan tidak lagi ada hujan.


“Ya semoga saja kedepan kondisi cuaca membaik, supaya aktifitas produksi garam yang dilakukan oleh petani dapat berjalan lancar. Karena memproduksi garam merupakan satu-satunya mata pencaharian musiman masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” jelasnya.

Dengan kondisi cuaca yang mulai membaik, impian masyarakat daerah setempat yang mayoritas bermata pencaharian menjadi sebagai petani garam untuk mendapatkan sebuah penghasilan akan segera tekabulkan. Semoga saja kedepan kondisi cuaca tersebut tetap sesuai harapan agar lahan yang digarap untuk berproduksi garam dapat berjalan lancar. 
(M. Fahrul)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: