RABU, 28 SEPTEMBER 2016

MATARAM --- Kepala Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Rum mengatakan, sampai sejauh ini letusan Gunung Baru Jari Lombok belum sampai mengganggu aktivitas pendakian yang dilakukan wisatawan.

Muhammad Rum, Kepala BPBD, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
"Hasil koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), kondisi masih normal dan tidak sampi membahayakan aktivitas pendakian menuju puncak Rinjani yang dilakukan para wisatawan" kata Rum di Mataram, Rabu (28/9/2016).

Meski demikian warga maupun wisatawan tetap tidak diperbolehkan mendekati sekitar Gunung Baru Jari dan harus berada pada jarak tiga kilometer dari titik letusan.

Untuk memastikan keamanan wisatawan mancanegara maupun lokal yang masih di kawasan rinjani, pihaknya bersama aparat TNI, Polisi, Porter dan petugas dari taman nasional pagi tadi sudah naik ke atas gunung untuk melakulan evakuasi.

"Terkoreksi wisatawan mancanegara sebanyak 102 orang, sementara wisatawan nusantara sebanyak 30 orang, sehingga totalnya mencapai 132 orang yang diperkirakan berada di areal danau segara anak" jelasnya.

Ditambahkan, pendaki masih di danau karena belum ada yang turun, yang baru turun hanya dari pos 3 atau pos bawak nao Sembalun jaraknya 5 km dari pos TNGR Sembalun.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: