SELASA, 27 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Curah hujan tinggi yang melanda sebagian wilayah Lampung dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan tiang listrik tegangan tinggi roboh dan batu batu besar serta material tanah longsor memenuhi bahu Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Desa Sumur Kecamatan Ketapang. 


Menurut salah satu warga Desa Sumur, Sobari, longsor di lokasi Gunung Pancong terjadi akibat hujan sejak malam hingga dini hari bahkan mengakibatkan jalan tergenang membawa material tanah ke badan jalan. Akibat hujan deras di lokasi tersebut mengakibatkan tiang listrik roboh ke jalan dan mengakibatkan listrik pedam dan belum ada penanganan dari pihak PLN Kalianda.

Sobari mengaku material berupa tanah dan batu batu besar yang terbawa air mengakibatkan sebagian bahu jalan memenuhi jalan di Gunung Pancong dan pengguna kendaraan harus lebih berhati hati melintasi jalan lintas Timur tersebut. Potensi longsor susulan akibat hujan deras tersebut diperkirakan masih akan terjadi sepanjang bulan masih mengguyur wilayah tersebut yang merupakan wilayah labil terutama di sepanjang tebing jalan.

“Kami masih berupaya melaporkan ke pihak terkait untuk memperbaiki tiang listrik yang roboh serta membersihkan material batu dan tanah longsor tersebut” ungkap Sobari warga Desa Sumur saat ditemui Cendana News di lokasi longsor tersebut, Selasa (27/9/2016)


Ia berharap upaya pembersihan bisa dilakukan oleh pihak terkait untuk menghindarkan kecelakaan pengguna kendaraan terutama saat melintas di malam hari. Sebab selain tidak ada lampu penerangan lokasi tersebut berada di tebing tebing yang sewaktu waktu longsor dengan batu batu besar yang bisa menggelinding ke bahu jalan.

Dampak tanah longsor yang mengakibatkan tiang listrik setinggi 6 meter bahkan membuat kabel listrik sepanjang ratusan meter terjuntai di sepanjang jalan. Warga mengakui takut bila kabel telanjang tersebut masih memiliki arus listrik dan membahayakan pengguna jalan.

Kepala UPT Pekerjaan Umum Kecamatan  Dinas Budi Santoso mengaku pihaknya akan meninjau lokasi tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pembersihan lokasi tersebut dan melakukan langkah antisipasi agar tidak ada longsor susulan. Ia mengaku lokasi tersebut memiliki kontur perbukitan yang dipenuhi dengan batu batu yang ada di sekitar kanan dan kiri jalan.


Warga di sekitar lokasi mengaku sangat kuatir potensi longsoran tersebut bisa terjadi sewaktu waktu jika hujan terjadi lagi dan membahayakan pengguna jalan terutama jalan tersebut menjadi jalur utama bagi warga. Ia bahkan mengungkapkan jalur yang sering digunakan anak anak sekolah tersebut cukup membahayakan.

“Kalau kami melintas siang hari tidak masalah. Namun saat melintas malam hari sangat mengkhawatirkan dan terutama yang membawa anak anak” ungkap warga di sekitar tanah longsor tersebut.

Pantauan Cendana News petugas polisi dari PJR Unit 5 Ruguk Ketapang mulai mendatangi lokasi longsor tersebut untuk mengatur lalu lintas di sepanjang jalur lintas Timur tersebut. Petugas polisi dari unit PJR tersebut datang ke lokasi untuk mengatur lalulintas dari dua arah ke arah Lampung Timur dan menuju Pelabuhan Bakauheni.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: