RABU, 21 SEPTEMBER 2016

MATARAM --- Para pelaku usaha sektor pariwisata di Indonesia, baik yang bergerak dalam bidang biro perjalanan, perhotelan atau penginapan, rumah makan serta usaha lain yang terkait langsung dengan sektor pariwisata diminta tetap kompak dan saling mengaitkan.


"Tidak bisa dipungkiri, keberadaan para pelaku usaha dalam dunia pariwisata memegang peranan strategis dalam memajukan sektor pariwisata, karena kita harapkan bisa kompak dan saling menguatkan" kata Dadang rizki Rahman, Deputi pengembangan destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar RI di Mataram, Rabu (21/9/2016).

Ia mengatakan, bagaimanapun pemerintah membuat terobosan dalam usaha memajukan sektor pariwisata, tanpa dukungan dan kekompakan dari para pelaku usaha, maka tidak akan banyak berguna dan kemajuan pariwisata yang dinikmati sekarang, juga berkat jasa para pelaku usaha.

Selain itu, para pelaku usaha diminta senantiasa terus berinovasi dan menjalin kemitraan dengan pemerintah, mengingat persaingan sektor pariwisata tidak saja berbicara antar negara, tapi juga menjadi persaingan di seluruh dunia.

"Sektor pariwisata terus dikembangkan pemerintah sebagai sektor unggulan, karena dinilai paling nyata memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan multiplayer efek cukup besar terhadap berbagai sektor" tutupnya.

Sementara itu Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin mengatakan, sektor pariwisata selalu menjadi sektor yang senantiasa menggiurkan untuk dikembang, tidak saja karena keindahan, tapi dampak secara ekonomi juga sangat menjanjikan.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: