KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016

SUMENEP --- Lambannya proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikeluhkan oleh masyarakat daerah setempat. Pasalnya mereka yang ingin memiliki kartu identitas tersebut harus menunggu lama, sehingga ketika kartu itu dibutuhkan dalam waktu mendesak masyarakat merasa kebingungan, karena proses pembuatannya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Suasana warga sedang antre untuk membuat KTP
Dengan lambannya penyelesaian proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) tersebut membuat para pemohon seringkali merasa kecewa, sebab mereka harus menunggu dalam waktu lama agar bisa memiliki kartu identitas. Padahal mereka sudah melakukan perekaman ditingkat kecamatan, namun sayangnya selesainya e-KTP tersebut tak kunjung selesai.

“Kami merasa kecewa dengan lambannya proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ini, karena meski sudah lama melakukan perekaman, kartu identitas itu tak kunjung selesai. Sehingga banyak masyarakat yang mengeluh, sebab terkadang mereka membutuhkan kartu tersebut dalam keadaan mendesak,” kata Ainul Yaqin, salah seorang warga pemohon e-KTP di Kabupaten Sumenep, Kamis (15/9/2016).


Disebutkan, bahwa mereka berharap proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di daerah ini prosesnya lebih cepat, supaya kebutuhan masyarakat terhadap kartu identitas tersebut dapat terpenuhi. Karena sampai sekarang lambatnya proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ini sepertinya tak kunjung ada solusi, sehingga membuat masyarakat merasa kecewa yang berkepanjangan.

“Kami hanya bisa berharap kedepan pembuatan KTP dapat lebih cepat, kasian masyarakat jika harus menunggu lama untuk bisa memiliki KTP. Makanya ini perlu menjadi perhatian serius dari pemerintah, supaya masyarakat kedepan merasa nyaman saat membutuhkan KTP dalam kondisi yang mendesak,” jelasnya.


Bahkan pemohon Kartu Tanda Penduduk (KTP) harus setiap hari mendatangi Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) daerah setempat untuk mengetahui apakah kartu tersebut sudah selesai apa tidak. karena penyelesaiannya tidak mendapat kepastian waktu yang bisa ditentukan leh pihak terkait.

Sementara, Miftahol Gunanto, Kepala Seksi Pelayanan KTP dan Kartu Keluarga, Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep, mengatakan, hasil rekaman di tingkat kecamatan langsung di kirim ke server pemerintah pusat untuk di lakukan verifikasi. Kemudian nanti di kirim ke server pemerintah daerah, namun pihaknya tidak bisa memastikan berapa lama proses verifikasi di pemerintah pusat selesai.

“Jadi dari kecamatan onlinenya langsung ke data pusat, maka masuknya itu tergantung pusat dan jaringan yang ada, sehingga penyelesaiannya bisa sehari dua hari, bahkan untuk saat ini ada yang seminggu sampai dua minggu,” terangnya. 
(M. Fahrul)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: