KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016

MAUMERE --- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sikka sudah mengalokasikan satu kapal patroli di Kecamatan Paga yang berada di pantai selatan untuk menghalau para pengebom ikan yang selama ini kerap beroperasi di pantai selatan.

Kepala dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kabupaten Sikka Heribertus Krispinus
Demikian disampaikan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sikka Heribertus Krispinus saat ditemui Cendana News di kantornya, Rabu (14/9/2016).

Dikatakan Heri sapaannya, aksi pengeboman ikan di pantai selatan Sikka ini sudah meresahkan warga dan nelayan di daerah tersebut.Pengebom sebutnya beraksi hampir setiap hari bahkan berani melakukan pengeboman di pesisir pantai.

“Kebetulan kami di Coremap mendapat bantuan satu buah kapal patroli sehingga sejak awal bulan July 2016 sudah kami tempatkan di Paga dan rutin beroperasi setiap hari” ujarnya.

Ditambahkan Heri,kapal tersebut nantinya akan ditempatkan di TPI Paga setelah pembangunan kolam labuh di TPI Paga rampung dikerjakan. Untuk sementara waktu sambungnya,kapal berlabuh di pantai Maulo’o di Paga.

Aksi pengeboman ikan yang dilakukan di pesisir pantai selatan Sikka akhir Maret 2016
“Kami juga menggandeng polisi perairan dan angkatan laut dari Lanal Maumere untuk bersama kami melakukan patroli di perairan pantai selatan” tuturnya.

Patroli yang dilakukan setiap hari tersebut sambungnya, menjangkau hingga ke perbatasan antara Kabupaten Sikka dan Flores Timur di Pante Oa serta antara Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.

Diharapkan Heri, dengan adanya kapal patroli tersebut maka aktifitas pengeboman ikan oleh nelayan dari luar kabupaten Sikka yang mungkin bekerja sama dengan nelayan di Sikka akan berkurang drartis dan hilang.

“Aksi pengeboman sudah keterlaluan dan merusak karang dan ekosistem laut.Adanya bantuan kapal dan biaya operasional membuat kami bersama aparat keamanan berkomitmen memberantas aksi pengeboman  ini” pungkasnya.
(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: