SENIN, 26 SEPTEMBER 2016

KEEROM --- Banyak cara mendidik calon pemimpin sejak dini, salah satu melalui Gerakan Pramuka yang juga bagian dari pendidikan nasional bertujuan membina kaum muda Indonesia dalam mencapai sepenuhnya potensi-potensi yang dimiliki.


Potensi yang dimiliki mulai dari spiritual, sosial maupun fisiknya, sehingga menjadi bagian dari anggota masyarakat yang bermanfaat, berjiwa patriot dan pejuang yang tangguh yang pada akhirnya akan menjadi seorang pemimpin bangsa yang handal di masa depan. 

Untuk membina tersebut sekaligus menyobgsong Raimuna Jambore se-Kota Jayapura tahun 2016, Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif Mekanis 516 Caraka Yudha kerjasama dengan SMK Negeri 1 Arso menggelar perkemahan dengan tema displin awal dari kesuksesan, selama dua hari, Sabtu dan Minggu (24-25/09/2016) di lapangan Swakarsa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.


Pembina Pramuka SMKN 1 Arso,  Alfon mengatakan peserta diberikan berbagai pengetahuan, meliputi materi kepanduan, pengetahuan baris-berbaris, pengetahuan kesehatan, wawasan kebangsaan dan bela negara, serta kegiatan yang menuntut kerjasama tim untuk menumbuhkan tanggungjawab dan kebersamaan peserta dalam menyelesaikan persoalan yang diberikan oleh penyelenggara. 

"Peserta dipandu lansung personel Satgas Yonif Mekanis 516/CY Sertu Alif Sabila dan pembina pramuka SMKN 1 Arso diikuti oleh 145 Siswa SMKN 1 Arso dari Siswa Kelas X dan Kelas XI, terbagi menjadi 12 sangga regu, tiap sangga regu terdiri dari 10 hingga 15 peserta," kata Alfons, Senin (26/09/2016).


Ditempat yang sama, Anggelin salah satu peserta mengaku senang atas kegiatan tersebut, walaupun cuaca panas terik, lanjutnya tak mengurangi keceriaan dan kegembiraan serta semangat ia dan rekan-rekab yang mengikuti setiap materi pengetahuan dan kegiatan yang diberikan oleh Prajurit Satgas Yonif Mekanis 516/CY. 

"Awalnya merasa malas dan jengkel berlatih ditengah teriknya matahari, apalagi di malam hari kami diberikan kegiatan malam yang melewati beberapa rintangan dan lagi harus mengambil pesan di kuburan   apalagi di dalam perjalanan kami mendapat gangguan yang mengejutkan seperti kain putih yang menyerupai pocong, dan kuburan tua yang dibuat oleh kakak  tentara," kata Anggelin.

Tak hanya itu, dikatakan Anggelin, mereka juga wajib menghafal sepenggal kalimat yang tak diperbolehkan beritahu kepada siapapun, selanjutnya pesan itu diaampaikan ke pembina pramuka. Ia merasa puas, bangga menambah rasa percaya diri, karena mampu melewati dan menghadapi semua rintangan yang ada. 

"Kesan itupun semakin kami rasakan ketika acara api unggun, sangat menyentuh hati dan terkesan sekali. Ternyata bapak-bapak TNI begitu peduli kepada kami kaum muda akan pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari, dan kami sadar  kamilah calon generasi penerus bangsa ini," tandasnya.


Ia berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali, untuk menumbuhkan terus kepedulian calon penerus bangsa kepada sesama. "Saya mewakili teman-teman  mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada bapak-bapak TNI, yang begitu sabar membimbing kami," ujarnya. 

Sementara Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Lukman Hakim mengatakan pihaknya akan terus berupaya membantu dalam pembinaan kaum muda yang ada di Kabupaten Keerom melalui kegiatan Pramuka dan diharapkan dapat melahirkan serta menumbuhkan sikap-sikap.

"Juga menumbuhkan perbuatan-perbuatan yang baik yang berlandaskan pada keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta peduli terhadap diri, sesama, bangsa dan tanah air," kata Letkol Inf Lukman Hakim.

Kegiatan ini diakhiri dengan acara api unggun yang diikuti oleh Pembina Pramuka SMKN 1 Arso, Satgas Yonif Mekanis 516/CY dan seluruh peserta pramuka. 
(Indrayadi T Hatta).
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: