KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016

JAKARTA --- Pancasila memang sudah lama dikenal sebagai salah satu filosofi dan falsafah hidup bangsa Indonesia yang didalamnya berisikan banyak sekali nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang dengan sedemikian rupa, khususnya dalam fenomena kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia, termasuk diantaranya adalah dalam bidang perekonomian.


Pancasila juga merupakan salah satu fondasi utama bagi kehidupan masyarakat di Indonesia, Pancasila kemudian juga dijadikan contoh atau pedoman kehidupan para suku dan beragam ras yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila sekaligus juga menjadi sumber perekat untuk hidup dalam harmoni antara satu bagian dengan bagian lainnya yang saling membutuhkan satu sama lain.

Dengan menempatkan Pancasila sebagai falsafah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka dengan demikian diharapkan bahwa untuk selanjutnya pola sistem perekonomian warga masyarakat di Indonesia tentunya juga harus sesuai dengan nilai-nilai falsafah Sistem Ekonomi Pancasila (SEP).

Pengertian Sistem Ekonomi Pancasila secara singkat dan sederhana dapat dikatakan sebagai salah satu sistem perekonomian yang berketuhanan, sistem pekonomian yang berkemanusiaan, sistem perekonomian yang nasionalistis, sistem perekonomian yang berkerakyatan dan sistem perekonomian yang berkeadilan.

Sementara itu Sistem Ekonomi Pancasila (SEP) pada awal kelahirannya memang digali dan dikembangkan berdasarkan kehidupan perekonomian secara riil atau real life economy yang sesungguhnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari warga masayarakat yang memang sesuai dengan sistem perekonomian kerakyatan yang ada di Indonesia.

Sistem Ekonomi Pancasila (SEP) telah sedemikian rupa dirumuskan oleh para pendahulu bangsa atau Founding Fathers kita ternyata memang sesuai dengan perwujudan dan pengamalan sila-sila yang terkandung di dalam Pancasila. Contohnya seperti yang diatur dalam Pembukaan UUD 1945 dan berberapa pasal-pasal ekonomi yang dalam UUD 1945, sesuai dengan Pasal 27 ayat 2, Pasal 31,33 dan Pasal 34.

"Konsep perekonomian yang berlandaskan Sistem Ekonomi Pancasila (SEP) dapat berjalan dengan baik manakala sistem tersebut benar-benar diamalkan sehari-hari dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga mampu diarahkan untuk melindungi kepentingan segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan masyarakat pada umumnya, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia" kata Subiakto Tjakrawerdaya, mantan Menteri Koperasi dalam diskusi Semiloka Sistem Ekonomi Pancasila di Jakarta, Rabu (14/9/2016).
[Eko Sulestyono]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: