JUMAT, 2 SEPTEMBER 2016

SOLO --- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Jumat siang (2/9/16) resmi melepas 9 atlit Indonesia yang akan berjuang di Paralympic Rio De Janeiro Brasil 2016. Sembilan atlit paralympic asal Indonesia I itu akan berlaga pada 7 hingga 18 September mendatang.


Dalam pelepasan  sekaligus pengukuhan itu, Menpora optimis kontigen Indonesia akan membawa hasil baik. Hal ini melihat perolehan pada Paralympic 2012, Indonesia mampu meraih mendali perunggu. 

“Untuk kali ini kita harapkan dari cabang Tenis Meja dapat meraih emas,” ungkap Menpora di sela-sela pelepasan Kontigen Indonesia di Lor In Hotel Solo, Jumat  (2/9/2016).  

Menpora juga berpesan agar seluruh atlit Indonesia lebih mempersiapkan mental selama bertanding. Sebab, menurut Menpora, musuh terberat dalam Paralympic  bukan atlit dari berbagai negara lain, melainkan dari dalam diri sendiri. 

“Oleh karena itu yang perlu disiapkan benar-benar adalah bagaimana mental kita untuk bisa menjadi juara,” tekan Menpora.


Diakhir pelepasan, Menpora juga menyampaikan pesan dari Presiden terkait pemberian bonus kepada atlit Indonesia yang dapat mengharumkan nama bangsa. Bonus yang akan diberikan kepada atlit paralimpic akan sama dengan bonus yang diberikan kepada atlit Olympiade Rio De Janeiro Brasil kemarin.

“Pesan Presiden bunus yang diberikan kepada atlit paralympic akan sama dengan vonus atlit Olimpiade Brasil kemarin. Presiden berpesan agar tidak membedakan karena semua berjuang untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia,” pungkas Menpora.
[Harun Alrosid]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: