MINGGU, 18 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Korban kejahatan seksual balita 5,8 tahun warga Balikpapan Timur kota Balikpapan, pada 7 September lalu kini masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo Jalan MT Haryono Balikpapan. Saat ini proses pengobatan dan pemeriksaan masih berlanjut karena korban mengalami kerusakan pada kemaluan. Rencananya akan dilakukan operasi pada kemaluan.


Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, akan tetap mengikuti kasus ini dan proses penyembuhannya dalam penanganan traumatik yang sudah dilakukan tim rumah sakit. 

"Meski kita banyak psikososial tapi kita ikuti ritme disini," katanya saat menjenguk korban di RSKD Balikpapan, Sabtu (17/8).

P2TP2A Balikpapan sudah melakukan pendamping dan langkah penting. 

"Rumah Sakit akan melakukan tindakan operasi sekaligus melakukan psikosocial therapy," beber Mensos.

Menurutnya, kejahatan seksual ini biadab. "Bayangkan dia diambil dalam pelukan seorang ibu jam 1 malam. Jadi perlu dibangun pola siskamling," sambungnya.

Dikatakan Khofifah, pelaku kejahatan seksual sering kali melakukan itu terindikasi menenggak miras, narkoba menonton video porno. Karena itu kekerasan seksual anak ini harus dihindari kemungkinan penyebab itu.
[Ferry Cahyanti]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: