RABU, 7 SEPTEMBER 2016

SOLO --- Timnas Indonesia meraih hasil gemilang dalam laga uji coba melawan Timnas Malaysia, yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Selasa malam (8/9/16). Hasil 3:0 atas Malaysia rupaya tidak lantas membuat Timnas Indonesia puas begitu saja, karena masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan Timnas Garuda Tersebut.


“Secara keseluruhan permainan Timnas kita bagus, dari menit pertama kita bisa langsung mencuri goal hingga awal pertama habis permainan seimbang. Kemenangan ini jangan terlalu lebay, karena ini baru uji coba dan masih banyak PR yang harus kita selesaikan,” ungkap Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl dalam jumpa pers usai pertadingan tersebut.

Dalam laga uji coba tersebut, pelatih asal Autralia itu mengaku bingung dengan permainan Malaysia yang terlihat kasar. Seperti Andik Vermansyah yang bertugas sebagai starter selalu mendapatkan pelanggaran keras. Selama 90 menit berlangsung, pemain bernomor punggung 21 itu mendapat 5 takling keras dari pemain Malaysia.


“Saya juga bingung dengan wasit, kenapa tidak melindungi pemain kita yang banyak dilanggar. Kita minta pemain Malaysia tidak bermain kasar, karena ini masih uji coba,” keluh Riedl.

Diakui  Riedl jika kemenangan Indonesia ini tak lepas dari kesalahan dari pemain Malaysia. Sebab, dua goal yang bersarang di gawang Malaysia yang dijaga  Khairil Fahmi Che Mat, berasal dari kesalahan barisan pertahanan. 

“Hasil ini cukup bagus seperti yang kita predisikan. Tapi komposisi Timnas belum mencapai performa terbaiknya. Kedepannya masih akan dilakukan perbaikan-perbaikan” pungkas Riedl.


Sementara itu, pelatih Timnas Malaysia Datuk Ong Kim Swee menyatakan  tidak menginstruksikan secara khusus untuk menempel ketat Andik Virmansyah.  Datuk juga menyebut jika permainan Timnas Negeri Jiran itu masih  normal dan wajar dilakukan dalam permainan sepak bola. 

“Tidak ada intruksi untuk menjaga Andik dan pelanggaran yang ada selama bermain masih normal. Karena pemain kita juga banyak yang dilanggar. Saya kira ini masih wajar dalam sebuah sepak bola,” jawabnya.

Kemenangan 3:0 Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia justru terjadi diawal-awal berjalannya laga. Indonesia unggul pertama melalui sepakan Boas Salossa, yang mengecoh penjaga gawang Malaysia pada laga baru berjalan 7 menit. Selanjutnya dua goal susulan disumbangkan Irfan Bachdim di menit 11 serta Goal kedua Boas di menit 22, merupakan kesalahan dari barisan pertahanan pemain Malaysia.

Selama 90 berlansungnya laga persahabatan ini, Timnas diberikan semangat yang luar biasa dari puluhan ribu suporter yang memenuhi tribun stadion Manahan. Berbagarai koreografer ribuan manusia ini ditunjukkan untuk memberikan support kepada Timnas Indonesia yang sudah 1,5 tahun tidak berlaga. 
(Harun Alrosid)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: