RABU, 14 SEPTEMBER 2016

PONTIANAK --- Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat, H Wajidi Sayadi mengakui Fatwa Haram untuk Pembakaran Hutan dan Lahan sudah dikeluarkan sejak 2006.


"Justru fatwa hukum bakar lahan dan merusak lingkungan dikeluarkan oleh MUI se-Kalimantan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sudah cukup lama," kata Wajidi Sayadi ditemui di kampus IAIN Pontianak, Rabu (14/9/2016).

Ia menegaskan, fatwa itu dimaksudkan supaya ada efek jera bagi pembakar lahan. Maka dari itu, fatwa pun muncul. Karena kebakaran hutan dan lahan terjadi setiap tahunnya.

"Karena di Kalimantan banyak aksi pembakaran. Tahun 2006 Fatwa yang keluarkan pada acara Rakorda MUI se-Kalimantan," kata Wajidi Sayadi.
[Aceng Mukaram]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: