KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Paska aksi antar desa hingga menyebabkan kerusakan beberapa rumah warga akhirnya para tokoh masyarakat dengan dimediasi oleh pemerintah terkait sepakat berdamai. Kesepakatan dicapai dalam musyawarah di Kantor Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan. Surat pernyataan kesepakatan bersama itu ditandatangani tokoh dan perwakilan dari warga desa Kunjir, Desa Waymuli induk dan desa Waymuli timur.


Beberapa kesepakatan yang dicapai dalam musyawarah pihak pihak yang sempat bersitegang tersebut diantaranya:

1. Semua pihak bersama-sama menjaga situasi dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dimasing-masing desa tetap agar tetap kondusif dan saling menahan diri untuk tidak saling melakukan penyerangan.

2. Semua pihak tidak melakukan provokasi dan terpancing dengan adanya isu-isu yang berkaitan dengan suku, agama, ras dan antar golongan serta akan memberikan informasi terkait dengan pelaku tindak pengeroyokan secara terbuka dan tidak akan melindungi siapapun yang terlibat.

3.Menyerahkan sepenuhnya penanganan tindak pidana pengeroyokan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban Romi warga Desa kunjir rajabasa kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Polres Lamsel dan Polsek Kalianda.

4.Apabila ada yang melindungi pelaku, siapapun akan di proses secara hukum oleh pihak yang berwajib.

5. Mensosialisasikan bahwa setiap ada permasalahan, bukan antara desa yang satu dengan desa yang lain, bukan antara suku yang satu dengan suku yang lain, bukan antara agama yang satu dengan agama yang lain, bukan antara ras yang satu dengan ras yang lain, bukan antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain. Melainkan antara orang per orang atau individu.

5.Menyampaikan isi kesepakatan bersama ini kepada seluruh masyarakat di desa masing-masing.

Dalam musyawarah dan kesepakatan tersebut, dihadiri oleh Wakil Kepala Polres Lamsel Kompol Sastra Budi, Kasat Pol PP Hermizi, Kesbangpol Lamsel Wirham Riady, Camat Rajabasa Sabilal, SE, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat dari ketiga desa.

Pantauan Cendana News pasca kesepakatan perdamaian tersebut berangsur angsur aktifitas masyarakat berlangsung seperti biasa. Siswa sekolah yang sebelumnya meliburkan diri untuk menghindari hal hal tak diinginkan pun akan beraktifitas seperti hari hari sebelumnya. Sementara itu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan sudah mendata rumah warga yang rusak untuk selanjutnya mendapat bantuan perbaikan.
[Henk Widi]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: