SELASA, 27 SEPTEMBER 2016

BANYUMAS --- Seusai kirab Tontowi Ahmad, kedua orangtuanya berbagi cerita di Pendopo Sipanji, Purwokerto. Mulai dari mengarahkan hingga mengantarnya sebagai sang juara di Olimpiade 2016 di Brasil.


Muhammad Husni menceritakan kiat kiat sukses mendidik anak. Disebutkan, awalnya Owi kecil kurang suka pada bulutangkis. Tetapi karena dirinya bersama kakak Owi suka bulutangkis, dirinya memaksa Owi ikut bulutangkis. 

“Lama-lama Owi senang juga dengan bulu tangkis. Untuk meraih prestasi, saya rela mendampingi latihan Owi ke berbagai Club Bulutangkis, bahkan sampai luar kota, pernah saya bersama ibunya tidur di jalan untuk mendampingi Owi,” jelasnya.

Kesuksesan itu diraih atas usaha keras pendampingan orang tua yang terus menerus dan iringan doa, selain itu juga kita tak kenal lelah owi mengikuti berbagai event di daerah sebelum Owi masuk di Klub Jarum.

"Namun berkat iringan doa dan kerja keras, Owi berhasil,“ungkap Husni.

Sementara Ibunda Owi, Muzaitun menyebutkan, dirinya selalu memperhatikan Owi sejak kecil, baik dari segi makanan dan pendidikan agama. 

“Sejak kecil Owi, saya beri susu murni dari Baturraden, kebetulan setiap hari ada pedagang keliling, dan agar tidak bosan saya mencampur dengan sirup berbagai rasa secara bergantian,” katanya.

Menurut Muzaitun, sebenarnya dirinya selaku ibu merasa kasihan, terhadap Owi. “Setiap hari sepulang sekolah harus latihan sampai malam, dan pada pagi hari harus bangun awal untuk ngaji, tetapi karena dilakukan dengan sungguh-sungguh, Alhamdulillah meraih keberhasilan,” tambahnya.


Sementara Owi mengatakan bahwa kesuksesan bukan diraih secara tiba tiba, namun dengan usaha keras dan diiringi doa akan membawa hasil yang maksimal.
[Yusfi Wawan Sepriyadi]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: