SELASA, 27 SEPTEMBER 2016

SUMENEP --- Benda misterius mirip drum yang terbungkus seperti tali rafia hitam yang jatuh di Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dipastikan bukan partikel pesawat. Karena sejak peristiwa tersebut tidak ada satupun pesawat yang beroperasi di Indonesia mengalami masalah, sehingga benda yang telah menggegerkan warga kemungkinan benda lain.

Benda misterius mirip drum yang jatuh di pemukiman warga
Sejak kejadian adanya benda aneh jatuh di pemukiman warga yang diduga pesawat, pihak otoritas Bandara Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, telah menyebar informasi serta foto benda misterius dengan berbagai pihak penerbangan. Sehingga dari hasil koordinasi itu ternyata benda yang telah menggemparkan warga bukanlah dari pesawat.

“Benda itu sesuai dengan visual suspek bukan dari partikel pesawat, jadi itu bisa dipastikan bukan dari partikel pesawat. Kami tahunya itu bukan partikel dari pesawat, kalau benda lain saya kurang tahu, karena saya bukan ahli yang lain” kata Wahyu Siswoyo, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Kabupaten Sumenep, Selasa (27/9/2016).

Wahyu Siswoyo, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Kabupaten Sumenep
Disebutkan, bahwa benda misterius mirip drum yang jatuh di pemukiman warga itu sama sekali tidak ada dalam partikel pesawat, sehingga pihaknya berani memastikan jika benda tersebut bukan berasal dari pesawat. Apalagi pada waktu kejadian memang belum ada satupun pesawat yang beroperasi terjadi kehilangan kontak, maka dalam waktu yang sama dengan waktu kejadian yang telah menggegerkan warga kondisi penerbangan sedang berjalan normal.

“Memang di pesawat sendiri tidak ada partikel yang seperti yang ditemukan yang oleh warga tersebut, sehingga benda itu dipastikan bukan dari pesawat” jelasnya.

Suasana di lokasi jatuhnya benda misterius
Sekedar diketahui, benda misterius mirip drum yang jatuh di pemukiman warga Pulau Gili Raja dan Pulau Gili Genting terjadi sekitar pukul 10.00 WIB pada hari Minggu (26/9/2016) pagi. Hal itu sempat menggegerkan warga pulau setempat, karena masyarakat menduga benda tersebut merupakan serpihan pesawat yang jatuh di sekitar perairan pulau tersebut. 
(M. Fahrul)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: