JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016

WAIKABUBAK --- Prajurit harus terus berlatih untuk menjadi prajurit yang profesional, memiliki kedisiplinan, jujur dan ikhlas dalam melaksanakan tugas. Untuk itu prajurit harus memiliki fisik yang prima serta  jago dalam menembak dalam berperang, dan bela diri.


Demikian disampaikan Pagdam IX Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko saat memberikan pengarahan kepada 171 prajurit, PNS, Persit Kartika Candra Kirana di jajaran Kodim 1613/Sumba Barat di aula Makodim Kamis (22/9/2016).

Dikatakan, sebagai prajurit kewilayahan perdayakan wilayah pertahanan dengan  bentuk mitra karib, bentuk jaring dengan masyarakat, terus datangi masyarakat ajak dan beri contoh untuk semangat bekerja  dan selalu mengamalkan Sapta Marga, 8 Wajib TNI dan serta Sumpah Prajurit..

“Kita wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas amanah, kepercayaan dan merupakan kehormatan yang diberikan untuk mengabdi kepada NKRI,” ujarnya.


Sebagai prajurit TNI kata Mayjen Kustanto, segala sesuatu yang dimiliki itu merupakan sebuah kunci hidup dan merupakan sebuah kebaikan. Prajurit harus bersinergi dengan instansi lain dalam melaksanakan tugas untuk mencapai keberhasilan.

“Sebagai keluarga besar TNI AD selalu menjaga serta  memupuk kebersamaan, mempererat rasa persatuan, gotong royong serta memiliki rasa asah, asih dan asuh,” tegasnya.
[Ebed De Rosary]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: