SABTU, 10 SEPTEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta menggelar pawai ta'aruf sebagai awal dimulainya Olimpiade Budaya Jawa (OBJ) di Yogyakarta, Sabtu (10/9/2016).


Lebih dari 80 kontingen kesenian dari berbagai daerah di Yogyakarta turut dalam pawai ta'aruf yang diberangkatkan dari komplek Balai Kota Yogyakarta menuju kawasan Titik Nol Kilometer. Beragam potensi seni dan budaya Jawa yang dimiliki siswa-siswi lembaga pendidikan Muhammadiyah dipertontonkan di sepanjang rute pawai.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, sesaat sebelum melepas keberangkatan pawai mengatakan, Olimpiade Budaya Jawa yang baru pertama kali diadakan ini diharapkan mampu menjadi tontonan sekaligus tuntunan. Diharapkan pula kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan dan bisa dilakukan di semua daerah.


Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan PWM DI Yogyakarta, Tasman Hamami, dalam sambutannya mengatakan, pawai budaya Jawa dalam rangka Olimpiade Budaya Jawa, ditujukan sebagai ajang silaturahmi di antara keluarga besar pendidikan Muhammadiyah se-DIY, khususnya para siswa di semua jenis dan jenjang pendidikan, maupun bagi para guru.

"Dengan digelarnya OBJ ini para siswa juga diharapkan bisa mengambil nilai-nilai luhur yang ada dalam budaya Jawa, dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari" katanya.


Olimpiade Budaya Jawa yang digelar hingga 22 September 2016 akan memperlombakan beragam kegiatan seni meliputi pawai budaya Jawa, macapat, cerdas cermat budaya Jawa, tari Jawa, dagelan mataram, geguritan, dolanan gasingan, dolanan egrang, gobag sodor, karawitan, jemparingan dan pagelaran.

Selain sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan budaya Jawa yang sarat dengan nilai-nilai luhur, OBJ juga diadakan karena sejalan dengan tujuan pendidikan kewarganegaraan, yaitu menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, bersikap dan berperilaku cinta Tanah Air yang bersendikan kebudayaan bangsa. 
(koko)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: