RABU, 7 SEPTEMBER 2016

SOLO --- Jelang Lebaran Idhul Qurban tahun ini, sejumlah pedagang hewan qurban di Pasar Hewan, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, mengaku sepi pembeli. Hal ini lantaran banyaknya stok hewan qurban di pasar hewan tersebut tidak sebanding dengan pembeli yang datang. 


Salah satu pedagang kambing, Slamet misalnya. Dalam sebulan terakhir, dirinya telah mendatangkan 90 ekor kambing dari daerah Wonogiri dan sejumlah daerah diperbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Timur.

“Dari pertama berjualan hingga hari ini baru 6 kambing yang terjual. Ini yang membuat para pedagang lain mengeluh, dan sulit untuk berkembang,” ucapnya saat ditemui Cendana News, Rabu siang (8/9/16). 

Menurut pedagang asli Bekonang, Sukoharjo itu, sepinya pembeli juga dirasakan pedagang kambing lainnya. Padahal, semakin dekatnya dengan pelaksanaan Hari Raya Qurban, yang biasanya penjualan semakin ramai, namun tidak untuk tahun ini.

“Yang ada justru menurun jika dbanding dengan tahun lalu, karena pasarnya sepi pembeli,” keluhnya.


Slamet menduga, sepinya pembeli ini dikarenakan semakin banyaknya penjual hewan qurban musiman yang berada di pinggir-pinggir jalan. Selain itu, keinginan masyarakat untuk qurban dengan datang ke pasar langsung menurutnya juga berkurang.

“Mungkin karena pasar terlalu ramai dan desak-desakan membuat masyarakat tidak mau langsung membeli di pasar. Atau bisa juga sudah banyak pedagang musiman” imbuhnya. 

Sepinya pembeli hewan qurban ini tak hanya dirasakan pedagang yang berada di pasar. Sebab, sejumlah pedagang musiman yang berada dipinggir jalan juga mengaku sepi pembeli.

”Masih sepi pembeli Mas. Saya sendiri juga heran Lebaran kurang seminggu lagi pasaran kambing masih sepi,” terang Suprapto kepada Cendana News.


Pedagang yang berada di jalan Solo-Karanganyar itu mengaku hingga kini baru bisa menjual 8 ekor. Sementara, sejak dirinya berjualan kambing sekitar 25 hari yang lalu, ia membawa sekitar 30 kambing.

“Sekarang sulit diprediksi, karena hingga saat ini pasaran masih sepi. Berbeda dengan tahun lalu, karena saat itu sudah mulai ramai pembeli,” tambahnya. 

Sepinya pembeli hewan qurban ini, pedagang hanya bisa pasrah. Sebab, jelang lebaran kali ini pedagang sudah menyiapkan stok hewan yang cukup banyak.

“Ya bagaimana lagi kita tidak bisa berbuat banyak. Kalau tidak dipelihara sendiri, bisa-bisa pedagang merugi,” pungkasnya. 
(Harun Alrosid)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: