SABTU, 3 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar) akan berlangsung pada 17 hingga 27 September 2016 mendatang. Sekitar Rp 3,5 triliun anggaran disiapkan untuk hajat empat tahunan ini.


Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Gatot Tjahyono, menyarankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar beserta Panitia Besar (PB) PON untuk berhati-hati dalam sisi administrasi.

"Hati-hati dalam sisi administrasi dan pertanggungjawaban keuangan. Karena pengalaman membuktikan hampir dua kali periode PON selalu berakhir dengan masalah hukum," ujar Gatot, Sabtu (3/9/2016).

Menurutnya kesiapan PON XIX/2016 Jabar sudah mencapai 97 hingga 98 persen. Namun masih ada catatan terkait infrastruktur di area venue. Contohnya saja akses jalan dan lahan parkir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung yang memang belum rampung maksimal.

"Maka usulan kita dari teman teman di DPRD (Jabar) supaya lokasi parkir itu diatur, supaya bus-bus besar tidak masuk ke arena yang terdekat, itu Polda juga akan mengatur seperti itu," paparnya.

Secara pribadi, ia lebih setuju apabila tempat pertandingan PON XIX/2016 ditempatkan dalam satu area. Dimana seluruh cabang olahraga digelar pada sebuah komplek olahraga. Jadi setelah PON berlangsung, tempat masih bisa digunakan dan dikelola oleh setiap atlet setiap cabang olahraga Jabar untuk pentas selanjutnya.

Dikatakan, hal tersebut efektif dilakukan seperti pada PON XVI/2004 Sumatera Selatan, di Jakabaring, Palembang.

"Kalau sekarang kan susah. Ada di Pangandaran, ada di Sumedang, ada di Sukabumi, nanti cabang olahraga setelah ini tidak bisa mengakses," pungkasnya.
(Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: