MINGGU, 18 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Pertunjukan cahaya laser dan letusan kembang api ramaikan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Sabtu (17/9/2016) malam. Tak hanya itu, sajian kreasi seni tradisi pun turut melengkapi acara yang memakan waktu 2 jam 30 menit ini.


Acara dimulai tepat pukul 19.30 WIB, dengan diawali penyulutan kembang api, lantas disambut dentuman perkusi yang dimainkan ribuan orang dengan stik pemukul yang menyala. Tak berselang lama, kontingen dari 34 provinsi tampak mengelilingi stadion, dengan berbagai macam pakaian khas daerahnya masing-masing. Diantara mereka ada pula rombongan perangkat pertandingan yang akan mengawal setiap laga di PON XIX ini.

Sebelumnya, hadi 19 atlet legenda tanah air dari berbagai macam cabang olahraga, seperti Susi Susanti, Riky Subagja, Taufik Hidayat, Ajat Sudrajat, Ade Rai, Djadjang Nurdjaman. Juga penyumbang emas di Olimpiade Rio 2016, Tantowi dan Lyliana Natshir.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo saat menyampaikan pidatonya berharap pada PON XIX ini para atlet bisa meraih prestasi gemilang.

"Saya sampaikan selamat bertanding dan berjayalah di tanah legenda, buatlah Indonesia bangga dengan prestasi anda semua," ujar pria karib disapa Jokowi ini.

Selain itu, ia juga ingin hajat olah raga empat tahun sekali ini bisa menelurkan bibit andal di dunia olahraga, yang nantinya mampu mendongkrak nama bangsa di gelaran internasional. Indonesia membutuhkan atlet yang bisa membuat rakyat bangga.

Ia juga menegaskan bahwa kompetisi yang sehat harus dimulai dari ranah paling bawah. Mulai dari kampung, desa, kecamatan, kabupaten kota dan seluruh provinsi.

"Semua harus bergerak sehingga banyak tumbuh bibit olahraga, akan lahir budaya kompetisi yang sehat, tumbuh semangat juang, tumbuh mental pemenang," katanya.

Sementara itu Ketua Umum Panitia Besar (PB) PON XIX/2016 sekaligus Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan bersyukur akhirnya PON XIX resmi digelar. Mengingat pihaknya sejak awal sudah melakukan persiapan agar hanjat olahraga ini bisa sukses terselenggara.

"Ditunjuknya Provinsi Jawa Barat sebagai tuan rumah sungguh merupakan sebuah kehormatan, tantangan, dan tanggungjawab besar yang telah kami jalankan dengan penuh kesungguhan," kata pria karib disapa Aher ini.

Ia sampaikan, ada sekira 24 ribu orang yang akan terlibat pada PON XIX ini. Setiap kontingen akan mentas pada 44 cabang olahraga dengan 756 nomor pertandingan. Setiap provinsi akan memperebutkan total 755 medali emas, 755 medali perak, dan 962 medali perunggu

Aher mengklaim pihaknya sudah melakukan persiapan semaksimal mungkin, mulai dari sarana, prasarana, anggaran, hingga Sumber Daya manusia (SDM). Termasuk penyediaan 62 venue yang tersebar di 16 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Di akhir kata, pria nomor satu di Jabar ini menteriakkan dengan lantang jargon "Berjaya Di Tanah Legenda". Yang maknanya, bahwa harapan dan cita-cita semangat PON akan menjadi momentum berharga guna kian memacu prestasi olahraga nasional.

"Selamat bertanding dan Berjaya di Tanah Legenda," pungkasnya.

Acara ditutup dengan penyulutan kembali kembang api dan suara dari vokalis Band GIGI Armand Maulana, yang menyanyikan tembang 'Berjaya di Tanah Legenda'.
[Rianto Nudiansyah]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: