JUMAT, 9 SEPTEMBER 2016

MATARAM --- Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Rosiady Sayuti mengatakan, pemangkasan dana transfer daerah Dana Alokasi Umum (DAU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai 162 miliar oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, selain karena alasan penghematan anggaran.


"Pemangkasan anggaran DAU NTB juga dilakukan karena adanya silva atau sisa lebih anggaran pemerintah provinsi (Pemprov) NTB yang mengendap dan tidak habis dibelanjakan hingga ahir tahun anggaran 2015, senilai 140 miliar" kata Rosiady di Mataram, Jum'at (9/9/2016).

Adanya silva tersebut, kata Rosiady, memang murni merupakan kesalah kita di Pemprov NTB yang tidak habis membelanjakan Silva yang tersisa untuk menjalankan sejumlah program pemabangunan yang ada, itulah menjadi salah satu penyebab juga, kenapa DAU NTB dipotong hingga 162 miliar.

Ia mengatakan, silva senilai 140 milar tersebut merupakan dana pembangunan yang awalnya akan diberikan kepada sejumlah Kabupaten Kota dan belum habis disalurkan hingga tahun anggaran.

"Tapi pemerintah pusat sendiri berjanji akan kembali memberikan DAU senilai 162 miliar yang dipotong, pada tahun anggaran 2017" ungkapnya.

Sebelumnya, akibat pemangkasan dana transfer daerah DAU oleh pemerintah pusat, NTB mengalami devisit anggaran dan terpaksa melakukan rasionalisasi dan penghematan anggaran untuk menutupi kekurangan yang ada, dengan menunda sejumlah program pembangunan yang dinilai tidak prioritas dan memangkas perjalanan dinas SKPD lingkup Pemprov NTB.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: