SENIN, 12 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Larangan beroperasinya truk selama arus liburan panjang dan puncak libur hari raya Idul Adha 2016 (1437 H) tak berpengaruh pada operasional pelabuhan khusus truk di PT Bandar Bakau Jaya (BBJ) di Dusun Muara Piluk. Ratusan truk yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa melalui PT BBJ selaku penyedia jasa pelabuhan bongkar muat dan penyeberangan hingga saat ini bahkan masih mengoperasikan satu unit landing cratf tank (LCT) serta satu unit kapal motor penumpang (KMP) yang setiap hari melakukan aktifitas bongkar muat kendaraan.


Salah satu pengguna jasa, Adi (40) mengungkapkan, tidak ada pengaruh terkait surat edaran Kementerian Perhubungan bernomor SE.15/AJ.201/DRJD/2016 tentang pengaturan lalu lintas dan larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang pada saat libur panjang dan hari raya Idul Adha 1437 Hijriyah. Ia bahkan mengaku sejak perjalanannya dari Lampung Utara menuju ke Bakauheni untuk menyeberang sama sekali tidak mendapat larangan dan masih tetap bisa melanjutkan perjalanan.

"Saya rasa ini kebijakan yang tepat karena arus liburan kali ini beda dengan arus liburan Idul Fitri, kalau kami diminta berhenti di kantong-kantong parkir tentunya akan banyak mengalami kerugian meski barang yang kami angkut bukan barang kebutuhan pokok,"ungkap Adi yang mengaku mengangkut kayu untuk kebutuhan mebel di kota Serang Banten saat ditemui di kantong parkir PT BBJ, Senin (12/9/2016).

Pelarangan sejak tanggal 9 hingga 12 September bahkan diakui oleh Adi tidak menghambat perjalanannya sebagai sopir ekspedisi. Meski demikian, ia mengaku tidak menggunakan jasa penyeberangan melalui PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) untuk lebih menekan biaya operasional, terutama biaya jasa penyeberangan yang lebih murah dengan selisih bisa mencapai Rp.200ribu lebih.

Proses penyeberangan menggunakan kapal LCT diakui oleh Adi memerlukan waktu sekitar 8 jam dihitung dari proses mengantri, bongkar muat hingga naik ke kapal. Meski demikian para sopir masih sempat melakukan aktifitas istirahat, mencuci, serta aktifitas lain sembari menunggu kapal sandar. Lamanya waktu tersebut dimanfaatkan oleh para pengusaha jasa ekspedisi non sembako yang tak khawatir barang bawaan yang akan dikirim membusuk di tengah jalan.

Puncak arus balik liburan panjang yang diprediksi naik sebesar 5 persen dibanding hari biasa telah dilakukan antisipasi oleh satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Lampung Selatan. Antisipasi tersebut diantaranya dengan menyiapkan beberapa kantong parkir yang ada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera saat arus kendaraan meningkat dan mengakibatkan kemacetan terutama saat pemudik arus balik ke Pulau Jawa pengguna kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi melintas.

Kasalatlantas Polres Lampung Selatan, AKP Mubiarto Banu Kristanto mengungkapkan, penerapan kantong parkir tersebut bersifat situasional, dimana saat arus lalu lintas tidak ramai maka kendaraan akan diperbolehkan melintas. Antisipasi tersebut dilakukan untuk menghindari kemacetan yang terjadi di pintu masuk pembelian tiket kendaraan di pelabuhan Bakauheni.

"Kantong kantong parkir sudah disiapkan terutama di sejumlah rumah makan yang ada di sepanjang Jalan Lintas Timur dan Jalan Lintas Sumatera,"ungkap AKP Mubiarto.

Arus balik liburan yang meningkat diperkirakan akan terjadi menjelang sore hingga malam hari saat pengendara kendaraan akan kembali ke Pulau Jawa. Selain memutuskan untuk pulang pada sore hari dengan pertimbangan cuaca lebih teduh sebagian memilih pulang dengan perhitungan waktu sampai di Pulau Jawa terutama pekerja di wilayah Serang Banten yang harus masuk kerja pada Selasa (13/9) esok hari. Antisipasi kenaikan arus kendaraan Satlantas Polres Lampung Selatan telah menyiagakan personil di titik titik rawan diantaranya pertemuan antara Jalan Lintas Timur dan Jalan Lintas Sumatera dan sejumlah titik kemacetan akibat kendaraan masyarakat yang akan berwisata.


Meski belum menunjukkan peningkatan namun hingga sore ini sejumlah kendaraan terlihat sudah bergerak menuju Pelabuhan Bakauheni yang sebagian besar didominasi oleh kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Selain hendak melakukan aktifitas balik ke Pulau Jawa sebagian kendaraan pribadi terlihat masih mendatangi sejumlah objek wisata yang ada di sepanjang Jalinsum diantaranya pantai Pasir Putih, Pantai Merak Belantung dan Menara Siger Bakauheni sebelum pulang ke Pulau Jawa. Sementara kendaraan truk sebagian memilih berhenti di sebagian rumah makan yang ada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera dan sebagian memilih menyeberang melalui pelabuhan khusus truk di PT BBJ.
[Henk Widi]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: