SELASA, 13 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di kota Balikpapan mengaku pasokan Premium dari Pertamina tidak dikurangi, meski jumlah Nozzle Premium berkurang sejak awal bulan September 2016. "Pasokan BBM jenis Premium Ke SPBU masih sama seperti sebelumnya, tak ada pengurangan," tegas Rahmat Pengawas SPBU KM 4 kawasan Balikpapan Utara.

 SPBU di KM 4 Kota Balikpapan
Ia menjelaskan pengalihan nozzle premium ke pertalite ini dilakukan sejak awal bulan ini, dimana kini jumlah nozzle pertalite sebanyak 11 nozzle dari 16 nozzle SPBU km 4 yang ada.

"Premium sendiri ada dua nozzle sisanya pertalite, satu pertamax dan solar subsidi," sebutnya.

Ia menuturkan peralihan ini merupakan anjuran dari pertamina dan antrian pengguna pertalite yang mengular. Meski nozzle premium hanya dua, dan untuk kuota premium di SPBU masih sama seperti sebelumnya tidak ada pengurangan.

"Pasokan untuk premium tidak ada pengurangan hanya saja konsumsi untuk pertalite dan pertamax terus meningkat, sehingga ada penambahan nozzle pertalite," katanya saat ditemui Selasa, (13/9/2016).

Pada kesempatan lain, Pengelola SPBU khusus Sepinggan, Ahmad mengatakan sejak diterapkan SPBU Khusus pertamax, Pertalite dan Dexlite, tidak terjadi antrian pengisian di SPBU Sepinggan. “Awal-awal (7 Agustus) sepi SPBU ini tapi sekarang normal kembali. Kita bisa jual Pertalite 35 KL bahkan sampai 41 KL perharinya.  Antrian juga tidak ada lagi,” tuturnya.

Selain itu, kendaraan angkutan kota atau taxi argo kini tidak lagi mengeluhkan pengisian menggunakan Pertalite atau Pertamax.

"Memang awalnya ngeluh karena premium disini tidak ada tapi lama kelamaan meraka terbiasa isi Pertalite atau Pertamax karena nggak pengaruh kok operasionalnya karena selisihnya kecil," sambung Ahmad.

Sementara itu, Walikota Balikpapan Rizal Effendi menilai kebijakan peralihan itu tepat. Selain ramah lingkungan, peralihan itu dinilai positif karena membantu program pemerintah.

"Program ini baik sekali karena kita kan tahu BBM ini semakin kurang mana yang harus dilakukan. Saya kira ini kebijakan yang baik. Karenakan kita juga mulai beralih ke pemakaian gas juga," tambahnya.
(Ferry Cahyanti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: