SABTU, 24 SEPTEMBER 2016

PONOROGO --- Perayaan Grebeg Suro dan Festival Nasional Reog Ponorogo XXIII yang akan digelar pada 25 September hingga 4 Oktober 2016 di Ponorogo membutuhkan persiapan khusus. Berbeda dari tahun sebelumnya perayaan grebeg suro kali ini menggandeng pihak swasta.


Bupati Ponorogo, Ipong Muhlisoni menjelaskan, festival nasional Reog Ponorogo ini sudah ada sejak 23 tahun lalu. Namun sayangnya acara tahunan ini kurang terstruktur dengan baik.

"Tahun ini tidak ada pasar malam, tong setan dan mainan anak-anak, jadi diharapkan bisa lebih rapi dan tertib," ujarnya saat ditemui Cendana News di Pringgitan Ponorogo, Sabtu (24/9/2016).

Persiapan lainnya kali ini yang berbeda penataan sentra kuliner yang tertata apik. Biasanya tahun-tahun sebelumnya penataan semrawut.

"Nanti juga ada penataan layout baru, yang menarik ada tempat selfie juga untuk menarik anak-anak muda," jelasnya.

Selain itu, dewan juri kali ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan peserta lomba reog. "Kalau sebelumnya kan biasanya si A pelatih reog tim A, makanya bisa menang. Sekarang tidak boleh sama sekali," imbuhnya.

Pemilihan dewan juri yang netral diharapkan bisa menambah nilai positif dari hasil penilaian dewan juri. Mengurangi kecurangan yang biasanya terjadi saat festival.

"Yang paling menarik ada bumi reyog bersholawat, perayaan sebelumnya tidak pernah ada, yang hadir ada kyai Assegaf," pungkasnya. 
[Charolin Pebrianti]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: