MINGGU, 11 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada 9 September kemarin, sejumlah ibu-ibu di Kelurahan Kebon Bibit, Kota Bandung menggelar pertandingan sepakbola. Sebanyak lima tim futsal turut memeriahkan kejuaraan ini.


Suasana pertandingan pun semakin semarak dengan hadirnya para Mojang Bandung berusia belasan tahun yang mengisi masing-masing tim peserta. Tak hanya itu, kaum pria yang biasanya menghiasi lapangan, kini mereka hanya bertindak sebagai official tim

"Kita ingin berpartisipasi menyemarakan hari olahraga nasional, salah satunya dengan kompetisi futsal ibu-ibu," ujar founder Rumah Nata Bandung, Gatot Tjahyono sebagai penggagas acara di Lapang Futsal Bawet, Sabtu (10/9/2016) sore.

Menurut Gatot, pemerintah harus bisa menyentuh warga agar geliat olahraga di kalangan masyarakat semakin terasa. Apalagi, saat ini Jawa Barat menjadi tuan rumah PON XIX.

"Sekarang olahraga memang mahal, tapi pemerintah harus hadir untuk mendukungnya langsung," tegasnya.

Acara tersebut juga diisi dengan sesi diskusi bersama mantan pemain Persib, Yusuf Bachtiar. Dihadiri pula ketua umum Viking Persib Club (VPC), Heru Joko.

Setelah itu dilanjutkan dengan nonton bareng laga Persib kontra Sriwijaya FC, di Taman Film Bandung. Heru Joko katakan, sepak bola merupakan salah satu olahraga yang menjadi alat pemersatu dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Persib penting buat masyarakat Jawa Barat karena jadi alat pemersatu. Jadi harus dijaga Persib itu, kaya sekarang ini kita bersatu karena Persib juga," ujar Heru.
(Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: