KAMIS, 1 SEPTEMBER 2016

JAKARTA --- Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS)pada bulan Agustus 2016, Indeks Harga Perdagangan Besar (IPHB) Umum non Migas atau indeks harga grosir/agen tercatat sebesar 157,03 mengalami kenaikan sebesar 0,36 % apabila dibandingkan dengan bulan Juli 2016 yang hanya sekitar 156,47

Sasmito Hadi Wibowo (kemeja putih), Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pusat saat jumpa pers
Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada sektor pertanian yaitu sebesar 2,76 %, sedangkan sektor pertambangan dan penggalian mengalami penurunan sebesar 0,34 %, sedangkan sektor industri mengalami kenaikan sebesar 0,10 %.

Sementara kelompok barang impor non migas juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,12 %, sedangkan kelompok barang ekspor non migas juga sama-sama tercatat mengalami penurunan sebesar 1,35 %.

Dengan demikian perubahan IHPB Non Migas sepanjang tahun 2016 adalah sebesar 7,45 %, sedangkan. Perubahan IHPB dari tahun ke tahun atau secara Year on Year yaitu sebesar 10,34 %.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan Agustus 2016 masing-masing adalah sawi, cabe merah, cabe rawit, telur ayam ras, ikan beku, timah, barang dari plastik ekspor maupun impor dan mesin atau peralatan listrik ekspor.

"Berdasarkan pengamatan BPS, sepanjang bulan Agustus 2016, sektor pertanian merupakan penyumbang yang paling dominan pada perubahan IHPB, yaitu tercatat sebesar 0,53 %, sektor pertambangan dan penggalian merupakan penyumbang sebesar -0,01 %" demikian dikatakan Sasmito Hadi Wibowo, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pusat, Kamis siang (1/9/2016).

Sasmito Hadi Wibowo mengatakan "selain itu masih ada sektor industri sebagai penyumbang andil sebesar 0,05 %, kemudian kelompok barang impor non migas sebesar 0,02 %, sedangkan kelompok barang ekspor non migas ikut andil menyumbang sebesar -0,23 %" katanya saat jumpa pers di Kantor BPS Pusat Jakarta.
(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: