SELASA, 6 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG---Petugas kepolisian Polres Lampung Selatan dan unit Pengawasan Orang Asing (POA) berhasil mengamankan sebanyak 10 imigran asal negara Somalia yang akan melintas dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa. Menurut petugas polisi di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni, saat dilakukan pemeriksaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) asal Medan Sumatera Utara tujuan Jakarta.


Bus ALS  bernomor polisi  BK 7889 DK tersebut diperiksa di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni dan saat diperiksa terdapat sebanyak empat orang perempuan dan enam laki laki yang berasal dari negara Somalia. Paska diamankan di Seaport Interdiction, petugas langsung berkoordinasi dengan unit Pengamanan Orang Asing (POA) Polres Lampung Selatan.

“Saat dilakukan pemeriksaan terhadapa para imigran tersebut ternyata semuanya membawa dokumen paspor dan identitas kartu tanda penduduk dari negaranya," ungkap Brigadir Handika dari bagian Satintelkam unit Pengamanan Orang Asing (POA) Polres Lampung Selatan saat dikonfirmasi di Bakauheni,(6/9/2016).



Menurut Brigadir Handika, berdasarkan keterangan sopir, para imigran tersebut naik dari Medan Sumatera Utara dengan ongkos sebesar Rp500ribu untuk menuju Jakarta dan selanjutnya akan melanjutkan perjalanan menuju Amerika.

Sebelum sampai di Medan Sumatera Utara kesepuluh imigran tersebut melakukan perjalanan dari Somalia menuju Malaysia melalui moda transportasi pesawat terbang selanjutnya menggunakan moda transportasi kapal menuju Medan Sumatera Utara. Selanjutnya para imigran menggunakan kendaraan bus ALS tujuan Jakarta menempuh perjalanan selama tiga hari hingga ke Bakauheni.

Saat diwawancarai, salah satu imigran bernama Ahmad mengaku meninggalkan negara Somalia akibat konflik dan peperangan yang terjadi di negaranya dan berniat memperoleh penghidupan yang layak di negara lain diantaranya Amerika melalui Indonesia.



“Kami pergi bersama anggota keluarga dan beberapa teman laki laki dan perempuan untuk mengadu nasib di negara lain dengan berniat bekerja dan transit dari negara satu ke negara lain,” ungkap Ahmad.

Berdasarkan data Satintelkam unit Pengamanan Orang Asing (POA) Polres Lampung Selatan kesepuluh warga negara Somalia yang diamankan adalah:

1.Ahmad (22)
2.Daga (23)
3. Samsam (30)
4. Arsa (20)
5. Hada(20)
6. Najah (23)
7. Muhamad Ali (30)
8. Ahmed (17)
9. Shafici Ahmed Shire (22)
10. Halid(25)



Selanjutnya para imigran tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor Seaport Interdiction Bakauheni yang dilakukan oleh petugas dari Satintelkam unit Pengamanan Orang Asing (POA) Polres Lampung Selatan. Belum ada keputusan apakah para imigran tersebut diperbolehkan melanjutkan perjalanan atau tidak meskipun para imigran tersebut bisa menunjukkan dokumen berupa paspor. (Henk Widi)
Bagikan:

Sari Puspita Ayu

Berikan Komentar: