MINGGU, 4 SEPTEMBER 2016

PONTIANAK --- Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengamankan satu  unit minibus yang diduga membawa atau mengangkut gula pasir putih tanpa logo SNI. Selain gula ada juga minyak goreng dalam kemasan plastik dan botol tanpa izin edar yang diduga berasal dari luar negeri, Malaysia.


Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Wawan Munawar mengatakan, penyelundupan produk ilegal Malaysia terjadi di Jalan Sanggau Ledo, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Diungkapkan, bahwa barang bukti yang berhasil diamankan adalah 48  kotak minyak goreng merek twin leaves yang pada masing-masing kotak berisi 17 bungkus plastik.

"Masing-masing 1 kilogram produksi Malaysia, 2 kotak minyak goreng merek Reser masing-masing kotak berisi 17 bungkus plastik masing-masing 1 kilogram produksi Malaysia, 1  kotak minyak goreng merek Twin leaves isi 4  botol masing-masing 5 kilogram produksi Malaysia, serta 5  karung gula masing-masing 50 kilogram merk Inti Manis tanpa logo SNI," jelasnya.

Selanjutnya terhadap tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolda Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku dan para pihak terkait.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: