MINGGU, 4 SEPTEMBER 2016

JAKARTA --- Aparat kepolisian, khususnya dari Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya hingga Minggu pagi (4/9/2016) telah melakukan serangkaian penggeledahan untuk mencari barang bukti tambahan dirumah AJS, pelaku perampokan dan penyanderaan di sekitar kawasan Tangerang, Provinsi Banten.


Saat melakukan penggeledahan di rumah kediaman pelaku selama beberapa jam, aparat kepolsian dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menemukan 43 butir peluru tajam yang masih aktif. Selain itu polisi juga berhasil menemukan beberapa sertifikat sekuriti atas nama pelaku yang ternyata pernah bekerja sebagai petugas sekuriti atau keamanan di perusahaan Exxon Mobil.

Berdasarkan keterangan pelaku kepada polisi, pelaku mengaku pernah bekerja sebagai seorang tenaga sekuriti atau keamanan di OT Exxon Mobil, kemudian pelaku juga sempat menjelaskan bahwa dirinya  memang pernah menjadi pengawal korban (Asep Sulaeman) selama 5 bulan lamanya namun secara periodik atau saling bergantian antara satu sama lain dengan teman-teman sesama sekuriti pada perusahaan yang sama.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Awi Setiono mengatakan "dari hasil penggeledahan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama pelaku AJS di rumah tempat tinggalnya kawasan Tangerang, Provinsi Banten mulai tadi malam sekitar pukul 22:30 WIB hingga Minggu pagi, polisi berhasil menemukan sebanyak 43 butir peluru tajam aktif berkaliber 7,65 milimeter (mm) dari rumah tempat tinggal pelaku" katanya di Mapolda Metro Jaya, Minggu siang (4/9/2016).
[Eko Sulestyono]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: