SENIN, 5 SEPTEMBER 2016

PONOROGO --- Kepolisian Sektor (Polsek) Pulung, Ponorogo, Minggu (4/9/2016) berhasil mengamankan lima orang yang diduga melakukan pencurian kayu milik Perhutani di kebun milik saudara KA dengan alamat Dukuh Kebon RT/RW 03/03 Desa/Kec. Pulung Kab. Ponorogo dan lokasi tunggak di Hutan Jati Petak 72, RPH Setonggo BKPH Pulung KPH Madiun.


Kerugian materiil Perhutani sebesar Rp 5,4 juta. Barang bukti yang diamankan terdiri dari 71 kayu jati berbentuk papan, tiga batang Kayu jati berbentuk glondongan dan uang tunai Rp 200 ribu.

"Penetapan tersangka baru satu orang, keempat lainnya masih dalam pemeriksaan," jelas Kanit Reskrim Polsek Pulung, Aiptu Sugianto kepada Cendana News di lokasi, Senin (5/9/2016).

Identitas tersangka berinisial SU (36 tahun) sedangkan keempat warga lain yang masih dalam tahap pemeriksaan yakni KA (45 tahun), SU (40 tahun), ED (30 tahun) dan BI (45 tahun). Kelima warga tersebut merupakan warga Desa Pulung.

"Tersangka terbukti sebagai pemilik/penyimpan kayu hasil hutan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat/dukumen yang sah," cakapnya.


Tersangka terbukti melanggar Pasal 82 Ayat (1) huruf "b", "c" dan Ayat (2), UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan Junto Pasal 55 (1) 1e KUHP yang berisi melakukan penebangan pohon dalam kawasan Hutan tanpa memiliki ijin yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang/tidak sah.

Kronologis pencurian kayu ada dua orang saksi warga Desa Pulung melaporkan adanya pemotongan kayu sekitar pukul 09.35 WIB. Selanjutnya pada pukul 10.00 WIB, petugas Polsek Pulung bersama sama dengan petugas Perhutani wilayah Pulung melakukan penggeledahan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saat ini pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Pulung guna diadakan penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. 
(Charolin Pebrianti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: