JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Turun di nomor trio putri, Novi Phang, Cheya Chantika dan Sharon Limansantoso sumbangkan emas untuk DKI Jakarta pada cabang olahraga (cabor) boling Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, di Siliwangi Bowling Center, Jalan Lombok, Kota Bandung, Jumat (23/9/2016).


Ketiga atlet putri DKI ini menjadi yang terbaik setelah mengemas 3.600 angka dari 6 gim (634, 596, 662, 550, 553, 605).

Salah satu atlet DKI, Sharon berharap raihan positif ini bisa menjadi awal positif bagi timnya untuk kembali mendulang medali emas. Disampaikan, raihan di nomor trio putri ini memang menjadi yang perdana bagi DKI meraih emas di cabang olahraga boling PON XIX/2016.

"Ibaratnya kan kalau sudah pecah telor mudah-mudahan ke depannya bakalan lebih mudah lagi kembali meraih emas. Saya pribadi masih akan main di nomor single master," ujar Sharon seusai laga.

Sharon sempat mentas di PON XVIII/2012 Riau dan menyabet medali emas di nomor doble putri. Menurutnya, pada PON kali ini saingannya boleh dibilang lebih merata. Kendati begitu, ia tak gentar menghadapi calon rivalnya di nomor sigle master nanti.

"Harapannya sih bisa melampaui raihan di Riau 2012 lalu, waktu itu saya dapat satu emas tiga perak dan satu perunggu," harapnya.

Hal senada disampaikan manajer tim boling DKI Jakarta, Rismalita. Dia menilai pada PON saat ini persaingan semakin ketat.

"Setiap provinsi sekarang sudah merata, perlawanannya sengit. Kualitasnya rata-rata sebanding," ujar Rismalita.

Sementara untuk medali perak di nomor trio putri pada PON XIX/2016 ini diamankan Jawa Barat yang diperkuat Nadia Pramanik, Priyanka Ridianti dan Alisha Nabila. Tim Tuan rumah mampu mengamankan 3512 angka dari enam gim (588, 491, 609, 568, 635, 621). Sedangkan medali perunggu diraih Jawa Timur yang mengusung trio Tannya Roumimper, Puteri Astari dan Putty Insavilla. Mereke mendulang 3508 angka dari enam gim (662, 633, 620, 514, 525, 554).
[Rianto Nudiansyah]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: