JUMAT, 2 SEPTEMBER 2016

SUMENEP --- Rusaknya jalan yang menjadi akses perekonomian warga tiga desa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus dikeluhkan masyarakat setempat. Infrastruktur tersebut sudah sekitar dua puluh tahun dalam kondisi kerusakan cukup parah, namun sayangnya sampai sekarang tidak kunjung diperbaiki.


Kerusakan jalan yang cukup parah tersebut membuat masyarakat merasa resah, aspal kebanyakan sudah mengelupas, bebatuan yang memenuhi jalan membuat pengendara harus lebih berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan. 

“Kerusakan jalan ini sekitar dua puluh tahun, tetapi sampai sekarang tidak kunjung ada perbaikan. Padahal jalan ini merupakan akses perekonomian masyarakat, jadi kalau kondisinya seperti ini akan dapat menghambat terhadap perekonomian warga,” kata Abd. Rahman, salah seorang tokoh masyarakat Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jumat (2/9/2016).

Disebutkan, jalan yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut juga menjadi akses angkutan garam dari PT. Garam daerah ini, sehingga selayaknya perusahaan tersebut juga ikut memperhatikan keberadaan jalan yang rusak. 

“Kondisi jalan ini kerusakannya semakin parah, karena dari tahun ke tahun rusaknya semakin bertambah. Makanya jika tidak kunjung diperbaiki ini akan hancur, jadi kami minta PT. Garam juga ikut memperhatikan, karena jalan ini juga sering dilintasi truk pengangkut garam dengan kapasitas yang cukup berat,” jelasnya.


Sementara kerusakan jalan cukup parah yaitu terjadi di Desa Karang Anyar, Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget dan Desa Kebundadap, Kecamatan Saronggi. Dimana tiga desa tersebut merupakan desa yang padat penduduk, sehingga akses jalan yang layak sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar dapat memperlancar roda perekonomian. 
[M. Fahrul]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: