SELASA, 6 SEPTEMBER 2016

JAKARTA---Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang digugat oleh Ratna Sarumpaet, yang selama ini dikenal sebagai salah satu aktivis Hak Asasi Manusia (HAM). Ratna Sarumpaet bersama 15 orang aktivis lainnya tampak terlihat mendatangi Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa pagi (6/9/2016).

Ratna Sarumpaet memperlihatkan foto copy berkas dan dokumen yang akan didaftarkannya ke PN Jakarta Pusat
Kedatangan Ratna Sarumpaet bersama 15 orang aktivis lainnya ternyata sudah ditunggu para awak media yang sehari-harinya memang biasa melakukan peliputan di Gedung PN Jakarta Pusat. Kepada wartawan Ratna Sarumpaet mengaku bahwa kedatangannya ke PN Jakarta Pusat kali ini adalah untuk mendaftarkan gugatannya kepada KPK terkait dengan penanganan dugaan adanya kasus tindak pidana korupsi di Rumah Sakit (RS) Sumber Waras dan penanganan kasus perkara Reklamasi Teluk Jakarta.

"Saya bersama 15 orang aktivis lainnya, bersama Said Iqbal sebagai Presiden KSPI dan artis Ahmad Dhani sengaja mendatangi Gedung PN Jakarta Pusat untuk mendaftarkan gugatan secara resmi ke PN Jakarta Pusat, kami menggugat KPK karena KPK telah melakukan pembiaran dan sengaja tidak meneruskan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang diduga melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama" kata Ratna Sarumpaet kepada wartawan di PN Jakarta Pusat, Selasa pagi (6/9/2016).

Ratna Sarumpaet mengatakan "kami menggugat KPK terkait dengan 2 kasus dugaan tindak pidana korupsi yang sempat ditangani oleh KPK, yaitu dalam kasus pembelian lahan untuk RS. Sumber Waras dan kasus perkara Reklamasi Teluk Jakarta, kami menduga bahwa kedua kasus tersebut secara langsung maupun tidak langsung melibatkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok uang saat ini masih sebagai Gubernur DKI Jakarta" katanya di PN Jakarta Pusat.

Setelah sebelumnya sempat melakukan wawancara dengan para awak media, Ratna Sarumpaet dengan didampingi beberapa perwakilan aktivis lainnya kemudian tampak terlihat memasuki ruangan dan langsung naik ke lantai V, kompleks Gedung PN Jakarta Pusat. Setibanya di lantai V, Ratna Sarumpaet kemudian mendaftarkan gugatannya yang ditujukan kepada KPK secara resmi kepada PN Jakarta Pusat. (Eko Sulestyono)
Bagikan:

Redaksi Cendana News

Berikan Komentar: