JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016

PONTIANAK --- Gerakan Pramuka merupakan bagian dari komponen cadangan dalam sistem pertahanan Negara di Indonesia. Yang mana setiap anggota Pramuka dimanapun mereka berada harus siap digunakan kemampuannya untuk mendukung komponen utama dalam upaya mempertahankan kedaulatan Negara sesuai dengan jenis pekerjaan yang ditekuninya. Sehingga kegiatan Pramuka sangat membantu pemerintah dalam menyiapakan komponen tersebut.


Demikan pengantar pembuka yang disampaikan oleh ILO TNI di Kota Kinabalu, Mayor Kavaleri Jemmy ST Sitorus, perwira Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura saat menghadiri upacara pembukaan Jambore Anak Indonesia di Malaysia (JAIM) Ke-3 yang berlangsung di Taman Rekreasi Air Panas Tawau, Sabah Malaysia.

JAIM Ke-3 ini dibuka secara resmi oleh Firma Agustina yang mewakili Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia. Kegiatan ini diikuti oleh 36 CLC (Community Learning Center) setingkat SMP dengan jumlah peserta sebanyak 428 orang dan 72 orang pendamping. 

“Jambore ini merupakan sarana pembinaan generasi muda Indonesia yang berada di Sabah, dengan menitikberatkan pengembangan karakter dan jati diri peserta yang terdiri dari mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat," kata Ketua Panitia JAIM Ke-3, Budi Santoso, dalam surat keterangan siaran pers rilisnya yang diterima di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (23/9/2016).
         
Disebutkan, berbagai  kegiatan dilakukan selama penyelanggaraan JAIM Ke-3 ini. Meliputi perlombaan Teknik Kepramukaan, outbond, pentas seni dan budaya serta ceramah. ILO TNI Kota Kinabalu, Malaysia, memberikan ceramah dengan tema “Ancaman Narkoba Bagi Generasi Muda”.

ILO TNI di Kota Kinabalu, Mayor Kavaleri Jemmy ST Sitorus mengatakan, realitas penyalahgunaan narkoba saat ini khususnya di Indonesia sudah tidak bisa dianggap sepele.

"Terlebih Presiden sudah menyatakan status Indonesia darurat narkoba. Berbagai langkah pencegahan harus dilakukan oleh semua pihak agar jumlah korban dari penyalahgunaan dapat direduksi dari waktu ke waktu," kata ILO TNI di Kota Kinabalu, Mayor Kavaleri Jemmy ST Sitorus
[Aceng Mukaram]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: