RABU, 21 SEPTEMBER 2016

SOLO --- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko melakukan inspeksi mendadak di Kantor Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdasaan Aset Daerah (UP3 AD) Samsat Karanganyar. Kunjungan itu tak lain untuk mengetahui realisiasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah, dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor karena dinilai masih rendah.


“Untuk tingkat Provinsi bisa dibilang masih rendah karena masih berkisar 40 persen dari target yang ditentukan. Oleh karena itu, kita turun ke daerah-daerah untuk mengetahui seberapa perolehan realisasi dari target dan apa kendalanya,” papar Wagub seusai sidak kepada awak media, Rabu (21/9/2016).

Dikatakan Wagub, selama ini Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), menjadi penyumbang PAD terbesar bagi Provinsi Jawa Tengah. Meski begitu, di tahun 2016, realsiasi dari kantor UP3 AD di Jawa Tengah, terkesan lesu. Sebab, banyak dari UP3 AD yang masih jauh realisasi dari target yang ditentukan selama 2016.

“Kalau untuk wilayah Solo Raya saya kira masih tinggi jika dibanding dengan daerah lainnya. Di Solo Raya secara rata-rata capainnya sudah menembus 60 persen. Kita dorong lagi untuk mencapai target yang ditentukan,” tandas Heru.

Dalam  kunjungan dan dilanjutkan dengan pertemuan tertutup yang dihadiri kepala UP3 AD se Solo Raya, Heru meminta agar lebih inovatif dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk mencapai target PAD.  Sejauh ini, kendala yang dialamu UP3 AD untuk mencapai realisasi target adalah kesadaran masyarakat untuk membayar pajak rendah. 

“Selain itu, banyaknya masyarakat yang membeli kendaraan, namun jenis kendaraan dan harganya masih rendah. Itu  menyebabkan nilai pajak  yang didapatkan juga rendah,” terangnya.


Sementara itu, Kepala Kantor UP3 AD Sasmat Karanganyar Andi Saputra menambahkan, target selama 2016 adalah Rp 200 miliar. Namun hingga September ini, di UP3AD Samsat karanganyar baru tercapai 40 persen dari target yang ditentukan.

”Kita akan terus berusaha hingga akhir tahun bisa terealisasi targetnya. Masih ada 3 bulan untuk kita jemput bola untuk tingkatkan PAD pajak,” pungkasnya.
[Harun Alrosid]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: