JUMAT, 30 SEPTEMBER 2016

MALANG --- Pemahaman mengenai sejarah memang seharusnya dimiliki oleh masing-masing orang. Mereka dapat memahami sekaligus mengetahui peristiwa yang terjadi di masa lampau sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman sikap dalam melangkah, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

"Jangan pernah menganggap sejarah sebagai sesuatu yang kuno dibandingkan dengan jZaman sekarang, karena bisa jadi sejarah dapat terulang di masa sekarang dan di era yang akan datang,"ujar Bupati Malang, Rendra Kresna usai membuka acara Singhasari Literasi Festival, Kamis (29/9/2016).

Menurutnya, melalui sejarah, seseorang bisa belajar banyak hal mengenai peristiwa di masa lalu dan dapat memotifasi seseorang agar tidak mengulang kesalahan di masa lalu.

"Kalau kita mau bicara jujur, di negara-negara maju mereka sangat menghargai sejarah dan selalu menempatkan pelajaran sejarah di posisi atas di bandingkan dengan pelajaran matematika, fisika maupun biologi," ungkapnya.

Lebih lanjut ia juga mengatakan, dengan mempelajari sejarah, seseorang bisa melakukan pergerakan maupun perubahan ke arah yang positif. Contoh sederhananya, jika orang belajar dari sejarah maka mereka tidak akan mengulangi kesalahan-kesalahan di masa lalu, dan kedepannya mereka bisa mengadakan perubahan yang positif.

"Jika di dalam Agama Islam, kita diajarkan bahwa hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin, sedangkan hari esok harus lebih baik daripada hari ini. Itulah yang namanya perubahan, dan itu harus belajar dari sejarah,"ujarnya.

Kesalahan-kesalahan di masa lalu akan dapat terulang kembali jika seseorang tidak belajar dari sejarah.

"Kalau seseorang tidak mengenal sejarahnya sendiri serta tidak belajar dari sejarah maka bisa saja suatu saat mereka justru mengulang kembali kesalahan yang sama seperti yang terjadi di masa lalu," pungkasnya.
[Agus Nurchaliq]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: