SENIN, 12 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Peningkatan arus balik dengan dominasi kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni mulai terjadi pada sore hingga petang ini di loket pembelian tiket khusus kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Kondisi tersebut memaksa PT Mata Pencil Globalindo menambah sebanyak 4 loket tambahan loket portable untuk melayani membludaknya pengguna jasa yang akan menyeberang dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.


Menurut supervisi PT Mata Pencil Globalindo, Usman, penambahan sebanyak 4 loket tersebut mulai dilakukan sejak pukul 16:00 WIB setelah ribuan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi mulai memadati pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Dominasi kendaraan roda dua tersebut bahkan mengakibatkan petugas harus melakukan pengaturan jalur khusus kendaraan roda dua di gate 7,8,9 ditambah sebanyak 4 loket portable.

“Kita kerahkan personil yang bertugas untuk mengatur lalu lintas terutama di pintu masuk karena banyak yang masuk ke jalur kendaraan roda empat sehingga petugas bekerja keras mengarahkan ke jalur pembelian tiket kendaraan roda dua”terang Usman kepada Cendana News di pintu pembelian tiket, Senin (12/9/2016)

Antrian kendaraan roda dua yang hendak membeli tiket bahkan mengular hingga seaport interdiction sehingga petugas PT Mata Pencil mengerahkan sebanyak 51 personil untuk mengarahkan kendaraan yang akan menyeberang. Ia mengakui kenaikan arus balik liburan panjang akhir pekan dan Idul Adha 2016 (1437 H) mencapai 5-10 persen dengan dominasi kendaraan pribadi dan kendaraan roda dua.

Sebanyak 9 loket penjualan tiket khusus kendaraan bahkan harus ditambah dengan dispenser tiket tambahan sebanyak 4 unit untuk mengantisipasi antrian pembeli tiket memanjang hingga ke luar pintu pelabuhan. Meski terlihat mengular khusus pembelian tiket kendaraan roda dua justru loket pembelian tiket khusus bus, truk dan kendaraan roda empat lebih terlihat sepi akibat sebagian truk dikantongi di sejumlah rumah makan untuk parkir. Meski demikian sistem tiket elektronik dipastikan tetap berjalan dengan normal dengan proses penjualan tiket dilakukan secara manual untuk mencatat penumpang yang akan menyeberang menggunakan kapal laut.

Berdasarkan keterangan petugas, membludaknya jumlah kendaraan roda dua diperkirakan mencapai 30 hingga 50 kendaraan permenit. Meski demikian arus kendaraan roda dua yang membeli tiket diperkirakan akan semakin sepi jelang tengah malam.

Sementara arus penumpang pejalan kaki di loket penjualan tiket pejalan kaki terlihat juga mengalami peningkatan meski tidak terlalu signifikan. Pada hari normal sebanyak 5 loket disiagakan dan saat arus balik liburan akhir pekan dan Idul Adha sebanyak 12 loket penjualan tiket pejalan kaki untuk mengantisipasi membludaknya jumlah penumpang.

General manager PT ASDP Bakauheni, Eddy Hermawan mengungkapkan, puncak arus balik liburan panjang akhir pekan dan Idul Adha diprediksi akan terus mengalir sejak sore dan akan terurai malam hari. Prediksi tersebut diantaranya akibat sebagian besar pemudik sudah harus masuk kerja esok hari, Selasa (13/9) sehingga sebagian memilih perjalanan sore dan malam hari.

“Kecenderungan pemudik memilih perjalanan sore dan malam hari selain lebih teduh juga karena perjalanan dilakukan dekat dari Lampung ke beberapa wilayah di Jakarta dan Serang,”terang Eddy Hermawan.

Antisipasi membludaknya arus balik pada sore hingga malam hari PT ASDP menyiagakan sebanyak 28 kapal roll on roll off (Roro) dengan jumlah kapal disiagakan sebanyak 56 kapal yang siap beroperasi. Meski terlihat membludak jumlah kendaraan roda dua namun pada arus balik liburan PT ASDP tidak menyiapkan kapal khusus dan memastikan menyiagakan kapal kapal besar berukuran 5000 GT untuk melayani arus penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
[Henk Widi]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: