RABU, 7 SEPTEMBER 2016

ENDE --- Pengerjaan pengembangan jalan El Tari dan jalan Kelimutu di Ibukota Kabupaten Ende yang dilakukan oleh salah satu kontraktor mengakibatkan beberapa ruas kabel telkom rusak dan putus kabel.


Putusnya kabel menyebabkan jaringan telekomunikasi di kota Ende sering. Pihak Telkom selalu menyampaikan keluhan ini ke pihak kontraktor dan dinas PU Ende namun tidak ditanggapi.

“‘Kontraktor sepertinya masa bodoh saja padahal dalam sehari, minimal 3 titik jaringan kabel yang ada di lokasi pengerjaan jalan putus,” ujar Yohanes Rande, Kepala kantor Telkom Ende yang ditemui Cendana News, Selasa (7/9/2016) di kantornya.

Ia mengaku kesal sebab bila terjadi, pihaknya dituntut untuk memperbaiki jaringan selama maksimal 3 jam. Untuk mengtasi hal tersebut, pihaknya selalu meminta agar kontraktor pelaksana pengerjaan jalan ini lebih barhati-hati dalam pengerjaannya.


Selain itu, sambungnya, PT.Telkom Ende selalu menempatkan dua tenaga teknis di lokasi proyek agar bila kabel telepon di lokasi proyek putus atau rusak, petugas cepat mengatasinya.

“Telkom seharusnya korban, pihak yang dirugikan namun saat kami protes dan mempertanyakan kejadian ini malah kami yang disalahkan,” terangnya.

Meski sering dimarahi dan ditanyai pelanggan terkait terganggunya jaringan telekomunikasi, pihaknya hanya memberikan penjelasan saja dan pasrah bila dimarahi pelanggan.

“Kami terlalu banyak mengalah. Seharunya kontraktor harus memiliki dana untuk perbaikan kembali jaringan kabel yang sudah dirusakinya secara sengaja,” pungkasnya.
[Ebed De Rosary]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: