SENIN, 19 SEPTEMBER 2016

JAKARTA --- Pengacara sekaligus tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali menghadirkan seorang saksi ahli yang bertujuan untuk meringankan terdakwa Jessica Kumala Wongso dalam Persidangan "Kopi Sianida" di Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin malam (19/9/2016).


Dalam persidangan lanjutan, pengacara Jessica kali ini menghadirkan saksi ahli Kriminolog dari Universitas Indonesia bernama Eva Achjani Zulfa yang saat ini tercatat masih aktif mengajar sebagai dosen Hukum Pidana dan Kriminologi di Universitas Indonesia (UI) Jakarta.

Dalam kesaksiannya dalam persidangan "Kopi Sianida" di PN Jakarta Pusat, Eva Achjani Zulfa menjelaskan bahwa tiga tipe penjahat sesuai dengan latar belakang disiplin ilmu yang selama ini dipelajari dan dikuasainya selama kurang lebih 30 tahun.

Eva Achjani Zulfa dalam kesaksiannya mengatakan "secara garis besar, tipe penjahat dapat diklasifikasikan menjadi tiga tipe atau golongan diantaranya masing-masing adalah Bom Criminal, Insani Criminal dan Criminaloid" katanya saat memberikan kesaksian dalam persidangan di PN Jakarta Pusat, Senin petang (19/9:2016).

"Sepertiga penduduk dunia kebanyakan digolongkan sebagai Bom Criminal atau berpotensi dapat melakukan tindakan kriminal biasa, sedangkan Insani Criminal adalah tindakan kejahatan atau kriminal yang disebabkan oleh penyakit kejiwaan, misalnya karena sebuah kebodohan, ketidaktahuan, ketakutan (paranoid) atau dalam pengaruh alkohol atau alkoholic, sedangkan Criminaloid adalah kejahatan yang dilakukan oleh kelompok orang tertentu namun tidak bisa diketahui dari ciri-ciri pelaku karena sifatnya selalu berubah-ubah" kata Eva Achjani Zulfa.
[Eko Sulestyono]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: