MINGGU, 11 SEPTEMBER  2016

LHOKSEUMAWE --- Jelang perayaan Hari Raya Idhul Adha 1437 Hijriah, harga daging sapi di sejumlah pasar di Lhokseumawe, Aceh mencapai Rp.180.000 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih tinggi dibanding harga pada hari-hari biasanya.


Salah seorang pedagang, kepada Cendana News, mengatakan, harga daging sapi memang sudah terbiasa naik setiap kali jelang lebarang. Pasalnya, sebelum hari raya, masyarakat Aceh selalu merayakan tradisi Makmeugang atau tradisi makan daging.

“Hari ini harga daging sangat mahal sampai Rp.180.000 satu kilo, mungkin karena meugang memang biasa harga daging mahal,” ujar Syauqi, salah seorang warga yang membeli daging di pasar tradisional Lhokseumawe, Minggu (11/9/2016).

Namun, lanjutnya, harga daging menjadi lebih murah saat menjelang siang. “Biasanya agak-agak siang nanti harganya udah turun, namun mungkin kualitas dagingnya ya agak sedikit kurang juga dibanding pagi, kita masih bisa dapat isi daging yang segar,” katanya.

Meskipun harga daging terbilang mahal, menurutnya, masyarakat tetap membelinya karena sudah menjadi tradisi. Katanya, meski tidak sanggup membeli banyak, biasanya masyarakat akan beli setengah kilogram hingga satu kilogram saja.

Berdasarkan pantauan Cendana News di Pasar Impres Lhokseumawe, harga daging sapi dijual sedikit bervariasi. Saat pagi, harga daging sapi dijual berkisar Rp.170.000 hingga Rp.180.000 per kilogram. Menjelang siang, harga mulai turun mulai dari Rp.140.000 hingga Rp. 150.000 untuk satu kilogram.

Sementara itu, sejumlah pedagang bahkan menjual dengan harga Rp.100.000 hingga Rp.110.000 per kilogram. Biasanya pedagang yang menjual dengan harga tersebut karena hanya menyisakan beberapa kilogram saja.

Hari ini, masyarakat Aceh melakukan tradisi Makmeugang atau Meugang. Tradisi makan daging sapi ini telah berbudaya di Aceh sejak lama. Biasanya masyarakat Aceh mengadakan tradisi tersebut menjelang satu atau dua hari sebelum Bulan Ramadhan, hari Idhul Fitri dan Idhul Adha.
(Zulfikar Husein)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: