JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016

LHOKSEUMAWE --- Satuan Tugas (Satgas) Pagap Gampong yang dibentuk oleh Warga di Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Aceh menyerahkan sejumlah paket sabu dan ganja kepada pihak kepolisian. Barang-barang haram tersebut merupakan hasil sitaan dari warganya yang hendak menggelar pesta narkoba di desa setempat.


“Satgas Pagap Gampong dan sejumlah perangkat desa Ujong Blang, hari ini datang ke kami dan menyerahkan 11 paket sabu, satu paket ganja, gaplek, batu, rokok dan uang tunai,” ujar Kapolsek Banda Sakti, AKP. Ramli Ishak, pada jumpa pers yang digelar di Mapolsek setempat, Jumat (16/9/2016).

AKP. Ramli menambahkan, sitaan tersebut ditemukan oleh tim Satgas Pagap Gampong saat melakukan penggrebekan. Satgas menggagalkan sejumlah upaya pesta sabu dan ganja yang hendak dilakukan oleh anak muda di desa tersebut.

“Pada saat barang-barang ini disita, jadi sifatnya mereka (pelaku) duduk dan hendak berpesta sabu dan ganja, lalu tim (Satgas) datang dan mereka kabur meninggalkan barang-barang yang berhasil disita ini,” kata Ramli.

Selain menyita narkotika jenis sabu dan ganja, satgas tersebut, lanjut Ramli, juga berhasil menyita sejumlah perangkat judi. 

“Selain narkoba, mereka juga menegur dan menyita perangkat seperti gaplek, batu dan sebagainya,” pungkas Ramli.

Diberitakan sebelumnya, Desa Ujong Blang, Kecamatan Muara Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Pagap Gampong. Tim tersebut diperuntukkan untuk memberantas peredaran barang haram narkotika yang kian marak di desa tersebut.

Kepala Desa Ujong Blang, Basyir Husaini, dalam jumpa pers yang digelar Polsek Banda Sakti, Lhokseumawe, Jumat (16/9/2016), mengatakan, awalnya satgas tersebut dibantuk karena niat para orang tua di desa yang khawatir dengan maraknya peredaran narkotika. Satgas dibentuk untuk membentengi desa dari peredaran barang haram tersebut.
[Zulfikar Husein]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: