MINGGU, 11 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Menjelang Hari Raya Idhul Adha 2016 (1437 H) Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung mengirimkan sebanyak 40 ekor hewan kurban berupa sapi ke sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.


Menurut Bupati Kabupaten Lampung Selatan, Zainudin Hasan, jumlah sapi yang akan dibagikan ke sebanyak 17 kecamatan yang ada di Lampung Selatan tersebut masih ada kemungkinan bertambah. Sementara teknis pembagian hewan kurban tersebut akan menyesuaikan dengan jumlah warga yang ada di setiap kecamatan.

“Alokasi pembagiannya akan disesuaikan dengan kepadatan setiap kecamatan dan kemungkinan akan ada kecamatan yang mendapatkan dua atau tiga ekor hewan kurban,” ungkap Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, Minggu (11/9/2016)

Terkait kondisi hewan kurban di Kabupaten serambi Sumatera tersebut, Dinas Peternakan setempat telah melakukan pemeriksaan ke sejumlah tempat penjualan hewan kurban di wilayah tersebut dan dari hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya hewan kurban yang mengidap penyakit atau tidak layak konsumsi.

Menurut Kepala Dinas Peternakan Lampung Selatan, Cecep Khairudin, pemeriksaan telah dilakukan di lima wilayah di Lampung Selatan diantaranya Kecamatan Natar, Kecamatan Jati Agung, Kecamatan Bakauheni, Kecamatan Sidomulyo dan Kecamatan Kalianda. Berdasarkan pemeriksaan ke sejumlah kecamatan tersebut beberapa diantaranya hewan kurban mengalami penyakit renitis (pilek) namun gejala penyakit tersebut tidak mempengaruhi kondisi hewan yang akan dikurbankan.


“Sudah kita sosialisasikan jauh jauh hari apalagi hari raya kurban tinggal besok agar masyarakat yang ingin membeli hewan kurban harus hewan yang sehat tidak cacat diantaranya pincang, buta, bersih dan berkelamin jantan” terang Cecep Khaerudin.

Khusus untuk pemilihan hewan kurban jantan menurut Cecep menyesuaikan peraturan pemerintah untuk melarang hewan atau ternak sapi betina yang produktif karena masih berpotensi berkembang biak. Selain pemeriksaan hewan kurban Dinas Peternakan juga menurut Cecep memberikan penyuluhan terkait perlakuan terhadap daging kurban.

“Sebaiknya dipisahkan antara jerohan dengan daging serta menggunakan plastik bening untuk melindungi daging dari bau dan diolah dengan baik” ungkap Cecep.

Ia juga mengaku memberikan sosialisasi terkait kesehatan hewan kurban kepada setiap taqmir masjid selaku ketua panitia kurban di setiap wilayah yang akan melaksanakan kurban. Instruksi juga diberikan terkait kesehatan hewan kepada peternak agar jika muncul laporan hewan kurban sakit agar melakukan penanganan sesuai cara yang benar.

Pantauan Cendana News,H-1 jelang Hari Raya Idhul Adha 2016 (1437 H) sejumlah tempat penjualan hewan kurban masih tetap menjual hewan ternak untuk kebutuhan kurban diantaranya sapi dan kambing. Sementara di sejumlah kampung yang akan melaksanakan kurban tenda tenda didirikan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: