KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016

PONTIANAK ---  Gencarnya sosialisasi yang dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat pada masyarakat terkait satwa yang dilindungi Undang-Undang berdampak pada penyadaran.  Cara yang dilakukan BKSDA diantaranya monitoring dan mendatangi setiap wilayah di Kalimantan Barat. Hal itu dilakukan guna mencegah masyarakat jangan memelihara dan memperniagakan satwa liar yang dilindungi.


Sekretaris Tim Gugus Tugas Evakuasi Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Kalimantan Barat, Paramita Rosandi menyebutkan, pihaknya menerima penyerahan secara sukarela 1 ekor kukang dari masyarakat setempat.

Jenis satwa liar itu adalah kukang (Nycticebus coucang). Jumlahnya 1 ekor dengan Umur 3 tahun. 

“Jenis kelamin jantan. Kondisi satwa  sehat. Keterangan yang didapat bahwa satwa dibeli oleh Effendi dari warga kampung Selayar, Kabupaten Mempawah dengan harga Rp.300.000 dan telah dipelihara selama 3 tahun,” kata Paramita Rosandi.

Saat ini, satwa kukang ini diamankan di kandang Transit Balai KSDA Kalimantan Barat. Untuk selanjutnya rencana akan dititiprawatkan dan direhabilitasi di YIARI, Kabupaten Ketapang.
[Aceng Mukaram]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: