MINGGU, 4 SEPTEMBER 2016

MANADO --- Sejumlah media di Manado bersama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPAR) kamis lalu Melaunching sekolah jurnalistik di kampus STIEPAR. Sekolah jurnalistik ini di beri nama "Pro Media Communication".


Dalam launching sekolah jurnalistik Pro Media Communication itu juga di isi dengan diskusi publik dengan topik "Profesionalisme Media dan Etika Jurnalistik" dengan menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Bayu Wardhana, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Sulut Amanda Komaling dan Assistant Director Of Sales Ibis Hotel Friendy Rares.

Direktur STIEPAR Manado saat ditemui Cendana News Minggu (4/9/2016) menjelaskan, peluncuran sekolah jurnalistik Pro Media Communication merupakan perjuangan yang panjang, karena tanpa dukungan dari kawan-kawan media dan organisasi jurnalis sekolah ini tidak bisa berdiri. 

"Ide ini berawal saat melihat perkembangan media di daerah yang cukup pesat seperti jamur, namun dari kualitas di lapangan banyak wartawan dan jurnalis yang dipekerjakan kurang dididik dahulu atau mendapat bekal training jurnalis cukup, sehingga saat penulisan berita ada yang tidak berimbang dan melanggar kode etik jurnalistik, nah lembaga ini nanti bisa membantu perusahaan media untuk melibatkan jurnalisnya di training dalam sekolah jurnalistik,"sebutntya.

Menurut Malalantang, sekolah jurnalistik pro media berada di bawah STIEPAR, dan sekolah ini bisa semacam lembaga kursus yang di peruntukan bagi para siswa SMA/SMK dan mahasiswa perguruan tinggi serta profesional dari pihak hotel dan instansi lain seperti humas di pemerintahan, nanti pendidikannya selama 6 hingga 7 bulan dengan masa magang di media selama 2 bulan.

"Tenaga pengajarnya telah disiapkan yang diambil dari sejumlah media dan organisasi jurnalis yang profesional yang integritasnya telah teruji dan memiliki kompetensi atau sertifikasi dari Dewan Pers," kata Malalantang.
[Ishak Kusrant] 
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: