SENIN, 26 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terus menunjukkan prestasi salah satunya ditunjukkan oleh siswa-siswa sekolah SMKN 2 Kalianda jurusan teknik elektro yang mengembangkan satu jenis kendaraan yang disebut Gocar dengan memodifikasi tenaganya menggunakan tenaga solar cell atau tenaga surya. 


Menurut Kepala sekolah SMKN 2 Kalianda Elita Sari, pengembangan mobil berkapasitas satu orang tersebut berhasil dirakit oleh para siswa dengan bimbingan dua guru teknik elektro SMKN 2 Kalianda yakni Rudi Gunawan dan Agung.

Menurut Elita Sari pengembangan mobil rakitan tersebut merupakan upaya untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan tanpa menggunakan bahan bakar fosil atau bahan bakar minyak (BBM). Upaya tersebut diantaranya dilakukan dengan mengembangkan kendaraan jenis gokar yang digerakkan dengan tenaga surya atau tenaga matahari setelah melalui modifikasi dari para siswa jurusan teknik elektro.

“Upaya ini merupakan kerja keras para siswa dan guru pembimbing untuk memodifikasi dan mengembangkan kendaraan tanpa BBM dan akan dikembangkan terus karena ini jenis kendaraan ramah lingkungan" ungkap Elita sari yang mengaku uji coba kendaraan tersebut akan dilakukan hari ini Senin (26/9/2016) di depan Tugu Adipura atau kantor bupati Lampung Selatan.

Uji coba yang akan dilakukan di seputaran Tugu Adipura atau tepatnya di depan kantor bupati Lampung Selatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa siswa SMK memiliki kemampuan kreatif untuk melakukan pengembangan teknologi ramah lingkungan dan menciptakan kreasi tersebut dengan jerih payah pihak sekolah.


Sementara itu guru pembimbing, Rudi Gunawan, mengungkapkan terciptanya gocar tenaga surya tersebut merupakan upaya kerja keras dan pemikiran para peserta jurusan teknik elektro yang memiliki keinginan menciptakan kendaraan ramah lingkungan. Selain itu kendaraan tersebut merupakan jenis kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) karena selain bisa digunakan sebagai kendaraan juga bisa digunakan untuk lampu penerangan darurat (Emergency Power).

Ia mengaku kendaraan jenis Gocar tersebut memiliki kecepatan sekitar 40 kilometer/jam dengan mengandalkan tenaga surya sebagai energi untuk menjadi tenaga penggerak. Gocar ini digerakkan oleh motor penggerak jenis dinamo yang dialiri arus DC dengan daya sebesar 12 volt melalui acculator yang telah disuplai sinar surya yang tersimpan pada modul tenaga surya melalui sistem pengecasan yang terpasang di atap mobil.

Proses pembuatan kendaraan jenis gocar tersebut menurut Rudi dirancang khusus selama kurun waktu satu bulan dan bersumber dari dana kas SMKN 2 Kalianda. Kisaran dana yang digunakan untuk pembuatan Gocar tenaga surya tersebut dipastikan menghabiskan uang sebesar Rp 3 juta dengan murni pembuatan Gocar hasil karya siswa.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: