SENIN, 19 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Masyarakat yang tinggal di Dusun Candirejo Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan serta Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung mulai kesal dengan kerusakan jembatan yang hingga kini belum kunjung diperhatikan.


Suhadi (40) warga yang berprofesi sebagai pedagang di Candipuro dan beraktifitas di pasar tradisional Sidomulyo mengaku setiap hari melintasi jalan dan jembatan tersebut meski dalam kondisi memprihatinkan. Ia dan warga desa sekitar sangat tidak nyaman dengan adanya jembatan jebol dan jalan lintas provinsi yang menjadi penghubung antara Kabupaten Lampung Selatan dengan Lampung tersebut.

“Kami sudah kehabisan suara untuk menyampaikan aspirasi baik melalui aparat desa, kecamatan bahkan hingga ke wakil rakyat agar bisa menyampaikan kondisi jembatan ini agar cepat diperbaiki namun seperti saat ini kondisinya masih memprihatinkan padahal ini jalan ruas provinsi,”ungkap Suhandi saat berbincang dengan Cendana News saat akan pulang dari pasar, Senin (19/9/2016)

Ia mengaku pengguna kendaraan roda dua hingga saat ini masih bisa melintas di jalan tersebut meski harus ekstra hati-hati namun saat ini ia mengungkapkan kendaraan roda 4 terpaksa harus menggunakan jalur alternatif lain melalui melewati Pasar Rawa Selapan. Ia bahkan mengingat sudah banyak korban akibat jembatan jebol tersebut.

"Seingat saya sudah 5 kali jebol dalam 3 tahun terakhir namun rata rata penyebab kerusakan dikarenakan kendaraan yang berlebih muatan dan akibat sementara menggunakan batang kelapa”terangnya.

Jembatan dari batang pohon kelapa tersebut kini bahkan hanya bisa digunakan oleh masyarakat untuk aktifitas sehari hari diantaranya untuk berangkat dan pulang sekolah, aktifitas kerja ke pasar serta aktifitas lain. Beberapa siswa sekolah yang biasanya berangkat sekolah menggunakan angkutan pedesaan bahkan memilih berjalan kaki daripada memutar jauh untuk ke sekolah.


Sementara itu polisi dari Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan melakukan peninjauan ke lokasi jembatan rusak tersebut dan beberapa penanda himbauan dipasang di dekat lokasi jembatan yang rusak tersebut. Selain memberi himbauan kepada pengendara kendaraan roda dua untuk berhati hati anggota satlantas juga terlihat mengatur arus lalu lintas sebab pengendara harus rela mengantri untuk melewati jembatan jebol dengan penopang sementara dari batang kelapa tersebut.

Rusaknya jembatan yang belum mendapat perhatian dari Dinas Bina Marga Provinsi Lampung atau instansi yang terkait untuk memperbaiki jalan tersebut. Berikut foto foto kondisi jembatan yang penghubung antar Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Timur yang kondisinya belum diperbaiki tersebut.
[Henk Widi]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: